Bantul

Perempuan di Bantul Ini Ekspor Tas Berbahan Eceng Gondok Hingga ke Prancis dan Belanda

Sebelum menjalani dunia bisnis tas dan dompet skala ekspor, Mahminah mengaku pernah menjalani berbagai macam profesi.

Perempuan di Bantul Ini Ekspor Tas Berbahan Eceng Gondok Hingga ke Prancis dan Belanda
IST
Mahminah menunjukan tas terbuat dari bahan dasar eceng gondok yang di ekspor ke Belanda dan Perancis. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Eceng gondok bagi sebagian orang mungkin dianggapnya sebagai hama.

Tanaman ini biasa tumbuh di sungai dan rawa-rawa.

Namun, siapa sangka, tanaman yang dianggap tak memiliki nilai guna ini, di tangan Mahminah (47), warga Ngringinan RT 08, Desa Palbapang, Bantul disulap menjadi aneka barang dengan nilai ekonomi tinggi.

Eceng gondok yang telah dikeringkan itu dijahit lengkap dengan pernak-pernik membentuk macam-macam dompet dan tas.

Menariknya, tas dan dompet hasil kreasi Mahminah ini ternyata dijual di pasar internasional alias ekspor.

"Tas dan dompet saya ini ekspor ke negara Prancis dan Belanda," tutur Mahminah, sembari tersenyum dan menunjukan tas miliknya.

Tas dan dompet hasil sentuhan tangan Mahminah ini terlihat berwarna klasik.

Di bagian atas tas, tempat untuk pegangan tangan, terbuat dari serat kelapa. Ada juga variasi yang menggunakan kayu yang yang telah dihaluskan.

Baca: Tanaman Eceng Gondok Bisa Picu Banjir di Kulonprogo Selatan

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help