Sport

12 Juara Daihatsu Astec Open DIY Maju Putaran Swasta Nasional

Ajang yang sudah digelar sejak 2014 ini bertujuan untuk menyediakan media kompetisi bulutangkis terutama di wilayah.

12 Juara Daihatsu Astec Open DIY Maju Putaran Swasta Nasional
ist
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM – Putaran Daihatsu Astec 2018 sirkuit nasional B DIY resmi berakhir, Sabtu (5/5/2018).

Kompetisi ini menyisakan juara di 12 kategori yang dipertandingkan mulai 30 April lalu.

Selanjutnya 12 juara tersebut akan dipertemukan dengan juara dari sirkuit nasional B yang digelar di delapan kota lainnya ; Bandung, Bali, Makassar, Pontianak, Batam, Padang, Banjarmasin, dan Manado, pada putaran Swasta Nasional pada Desember mendatang.

Adapun kategori yang dipertandingkan mengacu pada kelompok usia, yakni mulai U-11 hingga U-17.

Penggagas Astec Open, Susi Susanti mengatakan ajang yang sudah digelar sejak 2014 ini bertujuan untuk menyediakan media kompetisi bulutangkis terutama di wilayah.

Hal itu dimaksudkan untuk menjaring bibit atlet bulutangkis potensial yang selama ini tidak memiliki panggung di kancah nasional.

“Kami berharap keberadaan kompetisi ini mampun menjadi jembatan bagi bibit-bibit pebulutangkis muda dan belia dari daerah untuk sampai ke level nasional,” katanya ditemui di GOR Lembah UGM, Sabtu.

Menurutnya kompetisi ini juga memberikan kesempatan bagi klub-klub di daerah, terutama yang memiliki talenta muda untuk bekerja sama dengan klub-klub besar.

Sebaliknya kompetisi ini juga banyak dimanfaatkan klub bulutangkis skala nasional untuk menjaring bibit unggul dari daerah.

“Potensi atlet bulutangkis dari daerah sebenarnya cukup banyak, tapi selama ini mereka terkendala biaya dan kesempatan tampil yang minim. Sehingga turnamen terbuka ini diharapkan bisa memberikan manfaat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pengda Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) DIY, Koesdarto Pramono mengatakan pihaknya antusias dengan ajang yang baru perdana digelar di Yogyakarta itu.

Banyaknya peserta yang andil pada putaran Yogyakarta ini, menurutnya menunjukkan tingginya antusiasme publik DIY terutama minat pada olahraga bulutangkis.

“Diharapkan turnamen ini bisa semakin berkontribusi dalam meningkatkan kualitas bulutangkis DIY di tingkat internasional,” ujarnya. (*)

Penulis: ang
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help