Nasional

Tanggapi Penasehat Hukum Bimanesh, Setnov: Masa Ketua DPR Pura-pura Pasang Infus , Bisa Bahaya!

Tanggapi Penasehat Hukum Bimanesh, Setnov: Masa Ketua DPR Pura-pura Pasang Infus , Bisa Bahaya!

Tanggapi Penasehat Hukum Bimanesh, Setnov: Masa Ketua DPR Pura-pura Pasang Infus , Bisa Bahaya!
ANTARA FOTO/RENO ESNIR
Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto (tengah) menjadi saksi dalam sidang kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (27/4). Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) yang telah divonis 15 tahun penjara atas kasus yang sama. 

TRIBUNJOGJA.COM - Mantan ketua DPR RI, Setya Novanto menjadi saksi kasus dugaan perintangan penyidikan dugaan korupsi e-KTP dengan terdakwa dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat(27/4/2018).

Dalam kesaksiannya, Setya Novanto mengaku saat dirawat di rumah sakit tersebut, dirinya benar-benar diinfus.

"Masa Ketua DPR dibikin pura-pura begitu, bisa bahaya," ujar Novanto saat menanggapi pertanyaan penasihat hukum terdakwa Bimanesh.

Sementara itu dalam persidangan sebelumnya, saksi perawat RS Medika Permata Hijau Indri Astuti mengaku pernah ada perintah tidak biasa yang disampaikan dokter Bimanesh Sutarjo.

Baca: Kompas Teken Kerjasama dengan Universitas Sanata Dharma

Menurut Indri, Bimanesh meminta agar infus terhadap Setya Novanto hanya ditempelkan saja.

"Dokter Bimanesh katakan pada saya, supaya pasang infusnya ditempel saja. Saya enggak tahu, pokoknya ditempel saja," kata Indri kepada majelis hakim.

Menurut Indri, ditempel berarti tidak menusukkan jarum ke tangan pasien, atau hanya berpura-pura menggunakan infus.

Dalam kasus ini, Bimanesh Sutarjo didakwa bersama-sama dengan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, telah melakukan rekayasa agar Setya Novanto dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau.

Hal itu dalam rangka menghindari pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Saat itu, Novanto merupakan tersangka dalam kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP). (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setya Novanto: Masa Ketua DPR Pura-pura Pasang Infus",

Editor: has
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help