Ujian Nasional 2018

Bupati Bantul : Semua Murid Harus Ikut Ujian Apapun Kondisinya

Bupati Bantul, Suharsono berharap semua murid SMP dan MTS di Bantul bisa mengikuti UNBK yang dijadwalkan pekan ini.

Bupati Bantul : Semua Murid Harus Ikut Ujian Apapun Kondisinya
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Bupati Bantul, Suharsono memberi keterangan kepada awak media usai meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP N 2 Sewon, Bantul, Senin (23/4/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul, Suharsono berharap semua murid SMP dan MTS di Bantul bisa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dijadwalkan pekan ini.

Bahkan jika dengan segala kondisi dan keterbatasan, murid diminta tetap bisa UNBK.

Hal tersebut disampaikan Suharsono usai meninjau pelaksanaan UNBK di SMP N 2 Sewon, Bantul, Senin (23/4/2018).

Di sekolah tersebut, lima murid masuk kategori inklusi atau Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Dua murid bisa mengoperasikan komputer, tiga melalui paper test.

"Tadi dapat laporan ada lima siswa di sini (SMP N 2 Sewon) adalah inklusi. Tapi mereka tetap ikut ujian. Saya apresiasi siswa tersebut karena tetap mau ikut ujian. Sekolah dan dinas terkait juga sudah berusaha berupaya agar lima siswa ini tetap bisa ikut ujian," kata Suharsono.

Selain lima siswa inklusi di SMP N 2 Sewon, hingga Senin pagi kemarin Suharsono juga mendapat laporan adanya siswa yang harus mengikuti UNBK pasca mengalami kecelakaan.

Beberapa siswa diketahui diopname di rumah sakit karena sakit sejak beberapa hari yang lalu.

"Saya minta semua siswa di Bantul termasuk yang inklusi dan mengalami musibah sakit atau kecelakaan tetap ikut ujian. Sekolah dan dinas terkait harus bisa memfasilitasi mereka supaya ikut ujian. Absensi saya minta diberi keterangan kondisi mereka misal jika inklusi," kata Suharsono. (*)

Penulis: sus
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved