Budaya

Nguri-uri Budaya Jawa, Warga Gemblakan Gotong Royong Bikin Ribuan Apem

Nguri-uri budaya Jawa, warga Kampung Gemblakan di bantaran Kali Code gotong royong bikin ribuan apem

Nguri-uri Budaya Jawa, Warga Gemblakan Gotong Royong Bikin Ribuan Apem
tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho
Warga bergotong royong memasak apem dalam Ruwahan Berkah di Kampung Gemblakan, Suryatmajan, Danurejan, Kota Yogyakarta, Minggu (22/4/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM - Sebagai wujud syukur warga Gemblakan dan juga lingkungan Pedestrian Code Gumreget, Ruwahan Berkah digelar meriah melibatkan seluruh warga Gemblakan, bantaran Kali Code, Minggu (22/4/2018).

Warga yang terdiri dari tiga RW di wilayah Suryatmajan ini bergotong royong memasak apem sebagai wujud syukur atas karunia dan nikmat yang diberikan Tuhan YME

Sekaligus sebagai upaya membudayakan gotong royong di masyarakat.

"Intinya adalah nguri-uri budaya jawa yang mana sifat gotong royong ini ada saat zaman nenek moyang dulu dan tentunya agar tidak terkikis zaman," ujar Paryanto, Ketua RW 7 sekaligus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Suryatmajan, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta saat ditemui Tribunjogja.com, Minggu (22/4/2018).

Melalui kegiatan ini, ia melanjutkan agar mampu memupuk tali persaudaraan, dapat saling tolong menolong serta budaya gotong royong tetap terjaga di lingkungan.

Selain memasak apem rencananya akan digelar pula lomba makan apem, kirab gunungan serta kenduri berkat sebagai puncak acara ruwahan berkah ini.

Tak hanya itu, sajian lain selain apem juga dibuat oleh masyarakat tersebut mulai dari ketan, apem dan juga kolak pisang.

Sebelumnya sudah dilaksanakan kegiatan rewangan dan pentas seni yang sudah dilaksanakan pada Sabtu (21/4/2018) malam sebagai malam persiapan dan juga malam hiburan sebelum memasuki kegiatan pagi ini.

"Harapan kami tentunya tidak hanya sebatas wujud syukur namun juga menumbuhkan sifat kegotong royongan untuk melakukan ini dan harapan kami kegiatan ini bisa terus berkelanjutan," pungkasnya. (tribunjogja)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help