Hukum

Gelar FGD, Asosiasi Pengajar Hukum Keperdataan Petakan Masalah Hukum Perjanjian Perdata

Gelar FGD, Asosiasi Pengajar Hukum Keperdataan petakan masalah hukum perjanjian perdata.

Gelar FGD, Asosiasi Pengajar Hukum Keperdataan Petakan Masalah Hukum Perjanjian Perdata
Tribun Jogja/ Noristera Pawestri
Kegiatan Focus Grup Discusion Asosiasi Pengajar Hukum Keperdataan (APHK) Wilayah Barat di Kampus Atmajaya, Rabu (18/4/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM - Guna memetakan permasalahan yang terkait dengan rencana pembaharuan hukum perjanjian perdata, Fakultas Hukum UAJY menggelar Focus Grup Discusion (FGD) Asosiasi Pengajar Hukum Keperdataan (APHK) Wilayah Barat pada Rabu (18/4/2018) siang.

Dekan Fakultas Hukum UAJY, Sari Murti mengatakan, hukum perjanjian di Indonesia mengggunakan hukum perdata warisan Belanda.

"Sementara kebutuhan praktik jauh berkembang apalagi dengan era digitalisasi kita punya kepentingan yang harus dilindungi juga," papar Sari usai acara berlangsung.

Pihaknya melanjutkan, untuk itu APHK bekerjasama dengan Fakultas Hukum UAJY menyelenggarakan FGD ini dengan maksud supaya memiliki materi tentang RUU Naskah Akademik.

"Sekarang ini kita sedang memetakan masalah-masalah itu problem hukumnya di mana," lanjutnya.

Ia menambahkan, diskusi kali ini membahas mengenai 'Penyusunan Naskah Akademik dan RUU Hukum Perjanjian'.

"Diskusi ini diikuti oleh dosen hukum keperdataan dari perguruan tinggi baik negeri dan swasta di Indonesia," imbuhnya. (tribunjogja)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved