TRIBUNJOGJA TV

TRIBUNJOGJA TV: Penyandang Disabilitas Menjajal Stairlift Wheelchair di Toilet Nol Kilometer

Meski ukuran kursi rodanya cukup besar, dia tak mengalami kesulitan untuk menggunakannya.

TRIBUNJOGJA.COM - Ida Ayu sudah terbiasa menggunakan kursi roda untuk kegiatan sehari-harinya.

Meski ukuran kursi rodanya cukup besar, dia tak mengalami kesulitan untuk menggunakannya.

Namun hari ini, Senin (16/4/2018), Ida Ayu harus bersusah payah untuk menggerakan dua roda besar di kedua sisi kursi rodanya dengan kedua tangannya ketika hendak menuju ke toilet yang berada di Titik Nol Kilometer.

Meski akses masuk ke toilet yang baru diresmikan bulan Januari lalu tersebut telah didesain sedemikian rupa, agar dapat dengan mudah diakses masyarakat disabilitas, namun nyatanya jalan tersebut masih kurang landai bagi Ida dan kursi rodanya.

Akhirnya dengan bantuan dari rekannya, Ida dapat didorong menuju di ujung tangga di mana dia harus menaiki stairlift untuk dapat turun ke area toilet yang ada di bawah tanah.

Saat dirinya berada di ujung tangga, untuk dapat turun, Ida juga harus menunggu beberapa saat, sebab penjaga toilet harus menyiapkan stairlift untuk dapat naik menjemput Ida dengan kursi rodanya.

Ketika papan stairlift sudah berada di depan dirinya, wajah Ida yang awalnya tampak antusias berubah menjadi khawatir dan ragu untuk menaiki benda tersebut.

Pantas saja jika dirinya merasa khawatir, sebab itu adalah moment pertama kali dalam hidupnya untuk dapat merasakan menaiki stairlift secara langsung.

Meski sempat ragu dan khawatir, namun dengan bantuan dan bujukan rekan-rekannya yang juga merupakan anggota Komite Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Disabilitas DIY, Ida akhirnya melanjutkan niatnya mencoba menuruni tangga menuju toilet bawah tanah.

Saat papan stairlift perlahan membawanya turun, senyum Ida tidak dapat disenbunyikan, dirinya tampak sumringah meskipun raut muka tegang juga tampak pada wajahnya.

Sesampainya di bawah, dirinya langsung mencoba toliet disabilitas yang terletak tepat di tengah area toilet dan di sebelah ruang laktasi.

Toilet khusus disabilitas tersebut tampak cukup luas untuk Ida, karena dirinya bisa bergerak secara leluasa dengan kursi roda yang dinaikinya.

Sejatinya saat toliet yang dibangun dengan anggaran milyaran rupiah tersebut diresmikan bulan Januari lalu, Ida ditawari untuk dapat mencobanya secara langsung.

Namun karena satu dan lain hal, akhirnya baru sekarang dirinya mampu mencoba fasilitas mewah di toilet tersebut.

"Dulu sebenarnya pas peresmian, saya yang ditugasi untuk mencoba stairlift ini, tapi karena ada kesalah pahaman dengan panitia sehingga waktu itu justru pak Gubernur yang mencobanya," kenang Ida. (*)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help