Gunungkidul

Tangis Pecah Ketika Warga Lapas Anak Sungkem dan Minta Maaf ke Orangtuanya

Dalam kesempatan itu, para penghuni lapas anak meminta maaf kepada orang tua atas tindakannya.

Tangis Pecah Ketika Warga Lapas Anak Sungkem dan Minta Maaf ke Orangtuanya
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangaribowo
Penghuni Lapas Anak Wonosari saat sungkem dan membasuh kaki orangtua di Aula Lapas Anak pada Selasa (17/4/2018). 

Laporan Calon Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Apa jadinya bila penghuni lapas bertemu orangtuanya lalu membasuh kaki mereka?

Suasana haru biru terjadi saat para penghuni lapas anak bertemu orangtuangya dan membasuh kaki orang tuanya di aula Lapas Anak Wonosari, Selasa (17/4/2018). Acara ini sendiri digelar untuk memperingati HUT Pemasyarakatan ke-54.

Dalam kesempatan itu, para penghuni lapas anak meminta maaf kepada orang tua atas tindakannya.

Pada saat acara tersebut berlangsung tidak hanya orangtua penghuni lapas anak saja yang meneteskan air mata tetapi juga beberapa petugas lapas tampak berkaca-kaca melihat adegan tersebut, dan berlalu meninggalkan aula karena tidak kuat melihat anak yang melakukan sungkem ke orangtuanya.

Ada 31 anak yang mengikuti kegiatan ini dan mereka berasal dari seluruh DIY.

Acara ini juga bertujuan untuk memecahkan rekor MURI karena serentak dilaksanakan di 33 provinsi lainnya.

Baca: Tersandung Masa Puber Refleksikan Mimpi Penghuni Lapas Anak

Kepala lapas anak Sri Lestari mengatakan dalam acara ini ada beberapa rangkaian acara yaitu kataman Alquran, melukis, dan sungkem kepada orangtua masing-masing.

"Sebelum acara sungkeman ini sudah ada beberapa serangkaian acara yang dilaksanakan seperti melukis bersama, dan juga khatam Al-Quran, acara ini bertujuan untuk mendekatkan anak dengan orangtuanya," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help