Kriminal

Polda DIY Tegas Perangi Peredaran Miras Oplosan

Diungkapkannya pula, hal itu dilakukan guna mencegah kejadian di Jawa Barat terjadi di DIY.

Polda DIY Tegas Perangi Peredaran Miras Oplosan
IST
Miras Oplosan (ilustrasi)

Baca: Cegah Korban Miras Oplosan, Polda DIY Gencarkan Razia

"Dari pengakuan dia (SAP) kalau yang dua botol yang isinya bening itu diisi alkohol 100 ml yang dicampur air mineral. Untuk beli botolnya Rp 5 ribu dan alkoholnya Rp 7 ribu, dan untuk labelnya dipres manual. Yang 2 botol belum diminum dan masih utuh, kalau yang black label sudah dihabiskan mereka," ujarnya.

Sambung Kapolsek, mereka telah terbukti melanggar Perda No.7 Kota Yogyakarta tahun 2006 tentang menjual/menyimpan/membawa/mengkonsumsi miras tanpa izin.

Selain itu, ke-10 orang itu melanggar Pasal 492 ayat 1 terkait mabuk di tempat umum atau mengganggu ketertiban, baik mengancam keamanan orang lain dan berpotensi menyebabkan bahaya bagi orang lain.

"Mereka dikenai sidang tipiring, yang jelas kami tetap akan lakukan razia miras khususnya oplosan di Gedongtengen. Karena efek dari miras dapat berujung pada tindak kriminal," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rid
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved