Pendidikan

Pekan Pendidikan Jogja Akan Putar 15 Film dalam Rangka Peringatan Hardiknas

Film-film tersebut akan diputar dalam Pekan Pendidikan Jogja yang akan diselenggarakan pada 21-27 April 2018.

Pekan Pendidikan Jogja Akan Putar 15 Film dalam Rangka Peringatan Hardiknas
Tribun Jogja/ Noristera Pawestri
Kepala P4TK Matematika, Daswatia Astuti (biru) saat menggelar jumpa pers pada Selasa (17/4/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), UPT Kemdikbud di Provinsi DIY akan memutar 15 judul film guna menumbuhkan karakter para siswa.

Film-film tersebut akan diputar dalam Pekan Pendidikan Jogja yang akan diselenggarakan pada 21-27 April 2018.

Koordinator Pekan PendidikanJogja Daswatia Astuti menuturkan, sebanyak 15 judul film yang telah direkomendasikan secara nasional tersebut akan diputar selama 7 hari yang juga akan diputar di sekolah-sekolah.

"Kemdikbud sudah produksi film sendiri untuk pendidikan karakter para siswa dan bisa dilihat di Benteng Vredeburg maupun melalui bioskop keliling," papar Daswatia saat menggelar jumpa pers pada Selasa (17/4/2018).

Film yang akan diputar diantaranya, Tan Malaka, Jejak Juang Sang Rais Akbar, Tirtayasa: The Sultan of Banten, Ronggowarsito and Javanologi, RA Lasminingrat Perempuan Intelek Pertama, Diaspora Bugis Makassar di Tanah Melayu.

Selain itu juga ada film berjudul Pakuning Tanah Jowo, Peristiwa Solo 98 Jangan Terulang, Syaikhah Dari Ranah, Arung Palaka hingga film Biola Seribu Sultan.

"Sebelumnya biasanya kita putar film 5 cm atau Laskar Pelangi," lanjut dia.

Film-film tersebut nantinya juga akan diputar di sekolah-sekolah yang mengajukan permintaan.

"Kita memiliki bioskop keliling yang bisa diundang ke sekolah," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Koordinator Panitia Pekan Pendidikan Jogja, Sarjilah menambahkan, pemutaran film itu guna menumbuhkan semangat nasionalisme serta pembentukan karakter siswa.

"Pembuatan film itu guna menumbuhkan rasa nasionalisme. Karena itu latar belakang film dari berbagai daerah di Indonesia," ujar Sarjilah. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help