Home »

Jawa

Magelang

Maju Pemilu, Calon Anggota DPD di Jawa Tengah Wajib Kantongi 5.000 Syarat Dukungan

Sejumlah persyaratan wajib dipenuhi oleh calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) daerah pemilihan Provinsi Jawa Tengah

Maju Pemilu, Calon Anggota DPD di Jawa Tengah Wajib Kantongi 5.000 Syarat Dukungan
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri K
Ketua KPU Kabupaten Magelang, Afifudin memberikan keterangan kepada awak media terkait persyaratan yang harus dipenuhi setiap calon anggota DPD untuk maju pada Pemilu 2019 mendatang, Selasa (17/4/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sejumlah persyaratan wajib dipenuhi oleh calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) daerah pemilihan Provinsi Jawa Tengah untuk dapat maju pada Pemilu 2019 mendatang.

Salah satunya adalah calon anggota DPD wajib mengumpulkan sebanyak 5.000 dukungan dari masyarakat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang, Afifudin, mengatakan, setiap orang yang akan mendaftar sebagai calon anggota DPD wajib mengumpulkan syarat dukungan dari masyarakat.

Untuk provinsi Jawa Tengah dengan jumlah daftar pemilih tetap di atas 15 juta orang pemilih, maka mereka wajib mengumpulkan sebanyak 5.000 dukungan.

"Syarat dukungan minimal 5.000 pendukung per orang dan tersebar di minimal 50 persen Kabupaten ataupun Kota di Provinsi Jawa Tengah," ujar Afifudin, Selasa (17/4/2018) di acara sosialisasi tahapan verifikasi dan pendaftaran calon anggota DPD di Hotel Grand Artos Magelang.

Dikatakannya, syarat dukungan tersebut berupa surat pernyataan penyerahan dukungan yang ditandatangani oleh pendukung calon anggota DPD.

Kemudian, fotokopi KTP-el atau surat keterangan yang sah dan valid.

Baca: KPU Kabupaten Magelang Segera Buka Pendaftaran Calon Anggota DPD, Berikut Jadwalnya

"Syarat dukungan berupa daftar nama pernyataan dukungan per orang atau kolektif ditandatangani oleh pendukung di lampiri KTP-el atau surat keterangan KTP-el," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help