Kulonprogo

KPU Pastikan Warga Penolak Bandara Tidak Kehilangan Hak Pilih

Tahap pencocokan dan penelitian (coklit) data calon pemilih juga dilakukan ke rumah warga bersangkutan tanpa terkecuali.

KPU Pastikan Warga Penolak Bandara Tidak Kehilangan Hak Pilih
IST
Petugas Pantarlih melakukan coklit ke rumah warga penolak pembangunan bandara di Pedukuhan Sidorejo, Desa Glagah, Selasa (17/4/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo menjamin hak pilih dari warga penolak pembangunan bandara tidak hilang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Tahap pencocokan dan penelitian (coklit) data calon pemilih juga dilakukan ke rumah warga bersangkutan tanpa terkecuali.

Adapun pada Selasa (17/4/2018), KPU Kulonprogo melalui panitia pemutakhiran data pemilih (pantarlih) melakukan gerakan coklit serentak di sleuruh wilayah.

Termasuk juga di wilayah terdampak pembangunan bandara yang mencakup warga penghuni relokasi dan warga penolak bandara yang masih bertahan di dalam area Izin Penetapan Lokasi (IPL) pembangunan bandara.

Komisioner KPU Kulonprogo, Tri Mulatsih mengatakan, petugas akan tetap melakukan coklit ke seluruh rumah warga yang terdaftar memiliki hak pilih.

Hal ini lantaran warga tersebut secara kependudukan masih mengantungi identitas sebagai warga desa setempat.

Di antaranya, di Pedukuhan Sidorejo, Desa Glagah, masih ada warga yang menghuni beberapa rumah di dalam cakupan area IPL.

Pun pemerintah desa sebelumnya telah memberitahukan kepada warga terkait proses coklit tersebut.

Baca: Berdayakan Masyarakat Terdampak Bandara, PHRI DIY Tingkatkan Kompetensi Masyarakat Kulonprogo

"Untuk warga yang masih bertahan, petugas tetap lakukan coklit. Kalaupun warga tersebut menolak didata, Pantarlih tidak akan memaksakan. Yang terpenting, warga itu tidak dicoret dari daftar pemilih dan tidak kehilangan hak pilihnya," kata Tri Mulatsih.

Halaman
123
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved