TribunJogja/
Home »

DIY

» Bantul

Bantul

KPU Bantul Gelar Coklit Serentak, Bupati Bantul Tercatat sebagai Pemilih Pertama pada Pemilu 2019

Dalam coklit ini Bupati Bantul tercatat sebagai pemilih pertama pada gelaran pemilu 2019 mendatang

KPU Bantul Gelar Coklit Serentak, Bupati Bantul Tercatat sebagai Pemilih Pertama pada Pemilu 2019
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Komisi Pemilihan umum (KPU) Bantul bersama Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu), Panitia pengawas Pemilu (Panwaslu) dan petugas panitia pendaftaran pemilih (Pantarlih), melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) ke kediaman Bupati Bantul, Suharsono, di Sewon, Selasa (17/4/2018) sore. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul, Suharsono, mengapresiasi langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul dalam melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk pemilu 2019 mendatang.

Ia berharap coklit yang rencananya akan dilakukan secara serentak selama satu bulan ke depan mampu mendata semua warga Bantul.

"Saya berharap warga Bantul semua bisa terdata semua," ujarnya seusai KPU Bantul melakukan coklit di kediamannya, Selasa (17/4/2018) sore.

Menariknya, dalam coklit ini Bupati Bantul tercatat sebagai pemilih pertama pada gelaran pemilu 2019 mendatang.

Pasalnya, Suharsono sendiri merupakan pensiunan dari anggota Polri tahun 2015 silam.

Sehingga hak politik untuk memilih presiden dan wakil presiden baru bisa diberikan pada pemilu 2019 mendatang.

"(Ini pilihan pertama) kan dulu Polri, jadi nggak boleh milih," ujar bupati, sembari terkekeh.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, coklit yang dilakukan oleh KPU itu penting dan merupakan keharusan sebagai validitas data pemilih pada pemilu yang akan datang.

"Coklit itu untuk mencocokkan. Jangan sampai nanti ada yang dobel, keliru atau sebagainya," jelas dia.

Kedatangan rombongan coklit dipimpin oleh Ketua KPU Bantul, Muhammad Johan Komara.

Selama coklit dilakukan, Suharsono didampingi oleh sang Istri, Erna Kusmawati.

"Data coklit kepada pemilih itu penting sebagai fasilitas KPU kepada pemilih yang merupakan hak konstitusional warga negara," terang Ketua KPU Bantul, Muhammad Johan Komara. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help