DIY

Dinsos DIY Bantah Terapkan Karantina Bagi Gepeng

Menurutnya, yang dilakukannya itu merupakan suatu langkah kohesif, dalam rangka rehabilitasi sosial awal.

Dinsos DIY Bantah Terapkan Karantina Bagi Gepeng
Tribun Jogja/Suluh
Razia gepeng. (ilustrasi) 

"Katanya, fasilitas semacam itu sudah ada. Tapi, apakah sudah sesuai dengan minat dan bakat? Katanya sih sudah sesuai. Tapi, nyatanya, dari tahun ke tahun, masalah seperti ini selalu ada," tambah Suki.

Baca: 10 Gepeng Meninggal di Sleman Sepanjang 2017

Oleh sebab itu, imbuhnya, LO DIY menawarkan solusi, dengan membentuk sebuah forum, yang di dalamnya mencakup organsasi masyarakat arus bawah, seperti Forkomaba, lalau Dinsos DIY dan Satpol PP.

Hal tersebut, berguna sebagai wadah koordinasi antar pihak.

"Kalau dibuat semacam forum, nanti jadi lebih transparan. Juga, informasi dan akses pekerjaan, atau transmigrasi, tentu bisa lebih mudah dimanfaatkan, untuk mencegah mereka kembali ke jalan lagi," ucapnya.

Terlebih, Suki mengungkapkan, jika semua pihak tetap bersikukuh pada kebenarannya masing-masing, dapat dipastikan, perbaikan itu sangat sulit terwujud.

Sehingga, bukan tidak mungkin, permasalahan serupa akan kembali terjadi, di kemudian hari nanti.

"Usul kami, ya adakan forum, itu efektif untuk mengatasi kasus-kasus lain juga. Misalnya, soal perempuan dan anak, kemudian kekerasan terhadap difabel, itu efektif. Tapi, kalau dibiarkan, ya akan terus berlanjut seperti ini," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved