DIY

Camp Assesment Dinilai Tidak Manusiawi, Forkomaba Mengadu ke LO DIY

Selain masalah karantina, ia juga mengeluhkan tata cara petugas dalam memberi makan, yang dinilainya jauh dari kata manusiawi.

Camp Assesment Dinilai Tidak Manusiawi, Forkomaba Mengadu ke LO DIY
IST
Anggota Forkomaba bersama kuasa hukumnya, usai gelar kasus di Kantor LO DIY, Kota Yogyakarta, Selasa (17/4/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Merasa mendapat perlakuan kurang manusiawi selama menjadi penghuni camp assesment Dinas Sosial (Dinsos) DIY, Forkomaba (Forum Komunikasi Masyarakat Arus Bawah) melapor pada Lembaga Ombudsman (LO) DIY.

Koordinator Forkomaba, Priyanto, mengatakan bahwa pihaknya berinisiatif memecahkan permasalahan tersebut.

Pasalnya, tak hanya dirinya saja yang tidak dimanusiakan, namun banyak gelandangan dan pengemis (gepeng) lain, yang mendapat perlakuan serupa.

"Kita tidak dimanusiakan selama di camp. Saat baru datang, kita sempat merasakan tiga hari dikarantina di sebuah ruangan, sama sekali tidak dikeluarkan," katanya, saat dijumpai di Kantor LO DIY, Selasa (17/4/2018).

Camp assesment yang dimaksud Priyanto, berlokasi di Mergangsan, Kota Yogyakarta, yang berada dibawah pengelolaan Dinsos DIY.

Selain masalah karantina, ia juga mengeluhkan tata cara petugas dalam memberi makan, yang dinilainya jauh dari kata manusiawi.

Baca: Sejumlah Drama Warnai Razia Gepeng Satpol PP Yogyakarta, Mulai yang Pasrah Hingga Beri Perlawanan

"Mereka kasih makan ke kita, cuma lewat jendela. Padahal, itu banyak kuah. Jadi, semua kuahnya itu tumpah, mengotori ruangan karantina kami. Memang, makannya sehari tiga kali, tapi cara pemberiannya itu yang kurang manusiawi," ucapnya.

Priyanto sendiri sempat dua kali menjadi penghuni camp assesment tersebut, setelah terjaring di terminal dan jalanan di Yogyakarta.

Padahal, selama ini, ia mengaku punyai kartu identitas, sehingga tidak patut diperlakukan seperti gelandangan yang tidak mengantongi KTP.

Halaman
123
Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved