TribunJogja/

Salon Kitty, Tempat Para Pelacur yang Berperan Ganda Sebagai Agen Rahasia

Salon Kitty awalnya hanyalah sebuah rumah bordir biasa, tapi kemudian menjadi tempat Nazi menjalankan misi mata-mata bersama pelacur

Salon Kitty, Tempat Para Pelacur yang Berperan Ganda Sebagai Agen Rahasia
Wikimedia Common
Ilustrasi prostitusi 

Salon Kitty mula-mula digunakan sebagai rumah bordil biasa - tempat para pelacur menjajakan diri kepada para pria hidung belang. Tapi kemudian berubah menjadi tempat dilaksanakan operasi mata-mata yang dikelola Nazi. Ini digunakan untuk merayu dan mendapatkan informasi rahasia dari orang asing serta untuk menangkap orang Jerman yang tidak setia kepada Hitler.

Adapun rumah bordir ini berada di kawasan elit Berlin.

Salon Kitty yang awalnya hanya merupakan rumah bordir biasa untuk kalangan atas ini kemudian berubah mulai tahun 1939. Tempat ini menjadi rumah bordil Nazi.

Misinya jelas yakni menggunakan alkohol dan wanita untuk merayu orang asing agar menumpahkan rahasia yang bisa membantu Nazi dan merayu orang Jerman untuk mengungkapkan pendapat mereka yang sebenarnya tentang rezim Nazi.

Rumah bordir ini dimiliki oleh Katharina Zammit, yang didampingi Kitty Schmidt. Dia mengelola tempat itu sejak awal 1930-an sebelum kemudian mencoba melarikan diri dari negara itu pada tahun 1938.

Gedung salon kitty yang dibangun kembali setelah dihancurkan dalam serangan inggris
Gedung salon kitty yang dibangun kembali setelah dihancurkan dalam serangan inggris ()

Dia mencapai perbatasan Belanda tetapi dihentikan sebelum dia bisa meninggalkan negara itu. Kemudian dia dibawa menemui Walter Schellenberg, yang bekerja untuk dinas intelijen Nazi bernama Sicherheitsdienst (SD).

Schellenberg dan SS General Reinhard Heydrich kemudian datang dengan membawa tawaran rencana berkode "Operation Kitty". Sebenarnya bukan penawaran, tapi lebih tepatnya pemaksaan lantaran ia memberikan pilihan yang sulit. Menyetujui rencana itu atau dikirim ke kamp konsentrasi.

Nazi memberi tahu Schmidt bahwa dia masih bisa terus menjalankan Salon Kitty seperti biasanya dan para wanita yang bekerja di sana dapat tetap bekerja menjalankan bisnis seperti biasa.

Namun mereka harus menambah 20 pelacur ekstra yang hanya akan diperkenalkan kepada klien yang ditentukan Nazi.

Para pelacur ini memang spesial, mereka lah yang menjalankan misi rahasia di dalam kamar yang sudah dipasang microphone di berbagai titik.

Halaman
123
Penulis: mon
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help