Home »

DIY

» Bantul

Bantul

Penataan Simpang Tiga Imogiri Bakal Telan Biaya Rp 40 M

Sumber pendanaan dengan nilai tersebut nanti rencananya akan diajukan melalui mekanisme APBD dan Dana Keistimewaan (Danais).

Penataan Simpang Tiga Imogiri Bakal Telan Biaya Rp 40 M
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Lokasi Simpang Tiga Imogiri, Sabtu (14/4/2018). Beberapa pedagang memilih pindah menyusul adanya penataan PKL. Beberapa masih bertahan menunggu instruksi pindah. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Rencana Pemkab Bantul melakukan penataan kawasan simpang tiga Imogiri diperkirakan menelan biaya sekitar Rp 40 Miliar.

Sumber pendanaan dengan nilai tersebut nanti rencananya akan diajukan melalui mekanisme APBD dan Dana Keistimewaan (Danais).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul, Fenty Yusdayati, Senin (16/4/2018).

Meski belum ada hitungan pasti, diperkirakan Rp 40 M adalah angka yang harus dikeluarkan untuk penataan simpang tiga. "Antara 30 sampai 40 (Milyar)," kata Fenty.

Jumlah tersebut, meliputi pembiayaan untuk penataan area simpang tiga, pembangunan Taman Budaya di lokasi pasar lama Imogiri dan penataan lokasi Terminal Imogiri yang rencananya akan dijadikan shelter untuk bus kapasitas 50 dari wisatawan menuju Mangunan dan Dlingo.

Baca: Simpang Tiga Imogiri Seperti Segitiga Emas

"Mengapa ada sumber Danais selain APBD karena pembangunan Taman Budaya masuk dalam set plan besar di kawasan simpang tiga imogiri nanti. Juga penataan kawasan Makam Raja Imogiri yang tak lepas dari sisi heritage (warisan budaya) wilayah DIY sendiri," kata Fenty.

Karena cakupan luasan wilayah yang cukup banyak dan perlu adanya proses pembebasan lahan, eksekusi fisik penataan simpang tiga Imogiri diperkirakan baru dilakukan tahun 2020.

Tempo ini digadang masih aman, menyambut selesainya pembangunan bandara di Kulon Progo.

"Selesainya JJLS (Jalan Jalur Lintas Selatan) juga diprediksi meningkatkan arus kunjungan ke Bantul dan tempat-tempat wisata di dalamnya. Maka kawasan simpang tiga Imogiri ini perlu ditata agar selain lalu lintas menjadi lancar dan cermin wajah Bantul di masa depan," kata Fenty.

Sementara dari pihak kecamatan setempat, sudah mengetahui perihal rencana penataan kawasan simpang tiga imogiri.

"Sudah ada sosialisasi. Saya dengar juga masterplan nya sudah jadi di Bappeda. Prinsipnya kami siap bekerja sama mengikuti alur penataan," kata Camat Imogiri, Tri Tujiana. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: sus
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help