Pendidikan

Milad ke-75, UII Diharapkan Dapat Terus Berkontribusi Memajukan Bangsa

Universitas Islam Indonesia (UII) gelar Sidang Senat Terbuka Milad ke-75 yang diselenggarakan di Auditorium UII.

Milad ke-75, UII Diharapkan Dapat Terus Berkontribusi Memajukan Bangsa
Humas UII
Sidang Terbuka Senat dalam rangka Milad UII ke 75. 

TRIBUNJOGJA.COM - Universitas Islam Indonesia (UII) gelar Sidang Senat Terbuka Milad ke-75 yang diselenggarakan di Auditorium UII, Senin (16/4/2018).

Rektor UII Nandang Sutrisno, menuturkan, bahwa memasuki usia yang ke-75 tahun, dianggap sebagai usia yang tidak muda lagi bagi sebuah institusi pendidikan.

Dalam periode 75 tahun itu juga, menurutnya UII selalu berupaya memberikan peran dan kontribusinya bagi bangsa Indonesia.

“Dalam perjalanannya, UII senantiasa memegang teguh komitmen pada nilai-nilai ke-Islaman dan terus berupaya meningkatkan kualitas dan potensi yang dimiliki, upaya ini dilakukan tidak lain dengan harapan sebagai kontribusi nyata UII dalam mencetak generasi bangsa yang unggul dan berkualitas,” kata Nandang.

Senada dengan Rektor UII, Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X saat membacakan sambutan Gubernur DIY pada Sidang Senat kali itu juga mendorong UII sebagai institusi pendidikan untuk mengambil peran dalam kemajuan bangsa.

Wakil Gubernur DIY juga mengatakan, perguruan tinggi harus berperan guna mendukung pelaksanaan otonomi daerah.

“Perguruan tinggi dapat berperan dalam mempengaruhi perubahan-perubahan suatu masyarakat, dalam bentuk membangun gerakan pembelajaran masyarakat untuk mendorong segera terciptanya transformasi sosial,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur DIY berpesan agar perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi tulang punggung utama transformasi sosial dan peningkatan daya saing bangsa.

Perguruan tinggi pun bertugas membentuk manusia yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi maupun seni, serta berkualitas secara spiritual, emosional, intelektual serta fisik.

“Manusia bentukan perguruan tinggi juga harus memiliki profesionalitas dan kemampuan kepemimpinan, serta jiwa kewirausahaan untuk mendukung peningkatan daya saing bangsa. Kerja akademik ini merupakan kewajiban sekaligus kehormatan bagi perguruan tinggi,” lanjutnya.

Sri Paduka menambahkan, perguruan tinggi mempunyai tugas utama lainnya, yakni sebagai institusi yang bertanggung jawab untuk mengajarkan kebenaran, menemukan kebenaran, membangun nilai-nilai baru.

Diharapkan nantinya perguruan tinggi dapat menanggalkan kredonya sebagai teaching learning university dan menjadi menjadi research university. (tribunjogja)

Penulis: Rizki Halim
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help