TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Sleman

Labuhan Merapi Tahun Ini Berbeda dari Tahun Sebelumnya

Jika di tahun sebelumnya, hanya Labuhan Merapi kecil, tahun ini adalah Labuhan Merapi Ageng yang dilakukan setiap 8 tahun sekali.

Labuhan Merapi Tahun Ini Berbeda dari Tahun Sebelumnya
IST
Penyerahan Ubo Rampe dari utusan Keraton Ngayogyakarta kepada Juru Kunci 

“Ubo Rampenya berbeda dengan Labuhan Alit, yaitu adanya Kambil Watangan atau Palana Kuda. Mengenai makna dulunya ada yang suka naik kuda, makanya diberi pakaian kuda. Nantinya Ubo Rampe ini akan dibawa naik ke Sri Manganti,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan dari Keraton Ngayogyakarta berharap agar prosesi Labuhan tahun ini bisa membawa berkah bagi masyarakat Cangkringan.

“Kami perwakilan dari Keraton Ngayogyakarta yang diutus oleh Sultan Hamengkubuwono X yang datang di Hari Senin Legi, ingin menyampaikan seserahan yang diutuskan kepada kami,” ungkapnya.

Perwakilan Abdi Ndalem berharap, Ubo Rampe bisa memberikan berkah kepada Yogyakarta dan seluruh masyarakat.

Baca: Ikuti Labuhan di Pantai Parangkusumo, Turis Jepang Ini Mengaku Terkesan Budaya Indonesia

Turut terlibat dalam seserahan tersebut, Mustadi yang merupakan Camat Cangkringan.

Rombongan dari kecamatan cangkringan membawa seserahan berupa Gunungan dan Tumpeng.
Rombongan dari kecamatan cangkringan membawa seserahan berupa Gunungan dan Tumpeng. (IST)

Mustadi berkata dalam bahasa Kromo Inggil bahwa dirinya sangat berterima kasih sekali dengan kedatangan para rombongan dari Keraton.

“Saya ucapkan terimakasih sekali kepada para rombongan yang telah datang dan membawa seserahan Ubo Rampe. Ubo Rampe sesuai dan bagus sesuai dengan surat yang telah disampaikan,” terangnya.

Setelah serah terima dilakukan, pihaknya akan langsung membawanya menuju Hargo Ndalem untuk besok digunakan dalam prosesi Labuhan.

“Nantinya kami akan membawa ke Hargo Ndalem dan akan melakukan doa kepada Gusti Allah yang Maha Pemurah. Semoga Yogyakarta pada khususnya, Indonesia pada umumnya senantiasa diberi keselamatan,” ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help