TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Budaya

Juru Kunci Merapi:Labuhan Tahun Ini Lebih Istimewa

Juru Kunci Merapi Mas Lurah Suraksosihono alias Mas Asih menyatakan bahwa Upacara Labuhan tahun ini lebih istimewa.

Juru Kunci Merapi:Labuhan Tahun Ini Lebih Istimewa
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Abdi Dalem Keraton Yogyakarta menunjukkan isi dari Ubo Rampe Labuhan Merapi, Senin (16/04/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Juru Kunci Merapi Mas Lurah Suraksosihono alias Mas Asih menyatakan bahwa Upacara Labuhan tahun ini lebih istimewa.

"Kali ini upacara Labuhan Ageng, biasanya cuma 8 tahun sekali," ungkap Mas Asih saat ditemui di Kantor Kecamatan Cangkringan, Sleman, pada Senin (16/04/2018).

Menurut Mas Asih yang juga salah satu putra dari Mbah Maridjan ini, perbedaan tersebut terletak pada seserahan yang akan digunakan dalam upacara Labuhan.

"Kita sertakan pelana kuda untuk upacara kali ini. Dulu leluhur suka naik kuda, makanya kita berikan itu sebagai seserahan," jelas Mas Asih.

Baca: Perlu Diketahui, Ini Makna Labuhan Ageng Parangkusumo

Saat serah terima dilakukan di kantor kecamatan, salah satu Abdi Dalem Keraton menyebutkan satu per satu benda-benda yang menjadi bagian dari Ubo Rampe.

Benda-benda tersebut antara lain beberapa potong pakaian raja, di antaranya adalah sinjang limar, sinjang cangkring, semekan gadhung, semekan gadhung melati, serta paningset udaraga.

Selain itu, disertakan pula seloratus satu buntal dan seswangen sebanyak 10 buah.

Pakaian raja tersebut ditempatkan dalam sebuah kotak kayu yang terkunci rapat.

Selain itu, pengiring seserahan yang disediakan adalah gunungan sayur dan buah serta nasi tumpeng.

Serah terima pun sudah dilakukan pagi hari, dan diterima oleh Camat Cangkringan Mustadi.

Saat menyampaikan sambutan, Mustadi menyebut bahwa upacara Labuhan ini sebagai bagian dari peringatan Jumenengan atau pelantikan dari Sultan Hamengku Buwono X.

Ia pun berharap agar upacara labuhan tahun ini bisa memberi berkah yang baik untuk Raja Keraton Yogyakarta itu.

"Semoga beliau diberi keselamatan," ujar Mustadi.(tribunjogja)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help