Gunungkidul

Jelang Ramadan, Polres Gunungkidul Gelar Operasi Cipta Kondisi

Jelang Ramadan Polres Gunungkidul melakukan kegiatan cipta kondisi (cipkon).

Jelang Ramadan, Polres Gunungkidul Gelar Operasi Cipta Kondisi
Dok Polres Gunungkidul
Petugas saat berhasil menyita miras di warung kelontong milik Swasti di Semin, Gunungkidul Kamis (12/4/2018). 

Laporan Calon Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Jelang Ramadan Polres Gunungkidul melakukan kegiatan cipta kondisi (cipkon).

Hal ini dilakukan dengan kegiatan operasi yang diawali pada Kamis (12/4/2018) yang berhasil mengamankan beberapa botol miras oplosan.

Kasat Resnarkoba Polres Gunungkidul AKP Tri Wibowo mengatakan sasaran kegiatan adalah warung yang disinyalir menjual minuman keras tanpa dilengkapi perizinan.

Dalam operasi ini pihaknya melibatkan fungsi Reskrim, Lantas, Intelkam, Sabhara untuk menjaga masyarakat dari penyakit masyarakat (pekat).

"Cipta kondisi yang diawali oleh Satresnarkoba, kemarin Kamis dengan sasaran minuman keras berhasil menyita minuman keras jenis ciu oplosan puluhan botol," terangnya, Senin (16/4/20180).

Baca: Urus PTLS, Warga Gunungkidul Bayar Rp 600 Ribu

Tri mengatakan dalam kegiatan cipkon kamis lalu dengan sasaran warung kelontong yang disinyalir menjual miras oplosan dan telah berhasil menyita 24 botol miras oplosan dari toko milik Swasti (50) warga Semin, Gunungkidul.

"Kamis lalu telah berhasil menyita sebanyak 24 botol dari warung kelontong, sedangkan toko warung di wilayah Ponjong nihil hanya adanya bekas botol ciu," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, para penjual miras oplosan tersebut berupaya mengelabui para perugas dengan menyelipkan minuman keras dengan barang dagangan lainnya.

"Modus para pedagang untuk mengelabui petugas menyelipkan ciu oplosan dengan dagangan lain seolah-olah mereka tidak menjual miras oplosan," terangnya.

Di kesempatan yang sama, Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady mengimbau masyarakat untuk tidak mengkonsumsi miras oplosan karena berbahaya bagi kesehatan.

"Masyarakat diimbau untuk tidak mengkonsumsi miras terutama oplosan karena sangat berbahaya bagi tubuh terutama yang mengandung alkohol yg tinggi," tegasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help