Liga 1

Begini Detik-detik dan Kronologi Kerusuhan Suporter Arema, Pelatih Persib pun Jadi Korban

Pada akhir laga sempat terjadi kericuhan dikarenakan penonton tak puas dengan keputusan wasit.

Begini Detik-detik dan Kronologi Kerusuhan Suporter Arema, Pelatih Persib pun Jadi Korban
SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COM
Beberapa oknum suporter memasuki lapangan Stadion Kanjuruhan seusai pertandingan Liga 1 2018, Arema FC Vs Persib Bandung, Minggu (15/4/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM - Laga panas antara Arema FC kontra Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan berakhir tanpa pemenang, Minggu (15/4/2018).

Bahkan pada akhir laga sempat terjadi kericuhan dikarenakan penonton tak puas dengan keputusan wasit.

Adapun kerusuhan terjadi lantaran penonton tak puas dengan kinerja wasit. Sepanjang pertandingan wasit dinilai lebih banyak menguntungkan tim tamu.

Awalnya pertandingan berjalan dengan baik sesuai rencana. Kedua tim bisa memainkan pertandingan yang cukup menghibur. Utamanya di babak pertama dimana kedua tim bermain sama kuat 1-1.

Memasuki babak kedua situasi masih berjalan kondusif. Situasi mulai panas saat Persib Bandung mencetak gol kedua melalui Ezechiel N'Douassel menit 77'.

Saat itu wasit Handri Kristanto mengesahkan gol tersebut meskipun sebelumnya Ahmet Atayew terlihat dilanggar oleh sang striker.

Keputusan tersebut memicu reaksi dari Aremania. Benerapa kali ucapan bernada cemoohan terhadap wasit terus dilakukan.

Namun kondisi masih tetap kondusif dan pertandingan kembali berjalan normal. Hingga akhirnya Arema FC mampu menyamakan kedudukan melalui Balsa Bozovic menit 87' dan menjadikan skor imbang 2-2.

Setelah itu, sebuah keputusan kontroversial dikeluarkan oleh wasit dengan memberikan Dedik Setiawan kartu merah langsung menit 88'. Dedik dinilai melakukan pelanggaran keras terhadap Ardi Idrus.

Sontak keputusan tersebut membuat Aremania mulai tak kondusif. Hingga akhirnya pada menit 90+2 penonton yang mayoritas Aremania mencoba merangsek ke dalam lapangan untuk meluapkan kekecewaan.

Halaman
12
Editor: ton
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help