Bagaimana Rasanya Daging Manusia? Ini Pengakuan Jujur Para Kanibal

Bagaimana sebenarnya rasa daging manusia? Berikut ini merupakan kesaksian jujur para kanibal

Bagaimana Rasanya Daging Manusia? Ini Pengakuan Jujur Para Kanibal
Foto suku terasing yang mempraktikan kanibalisme. Foto diambil pada tahun 1906 

TRIBUNJOGJA.COM - Ketika pertama kali film The Silence of the Lambs dirilis pada awal 1990-an, tokoh Hannibal Lector yang jahat menuai rasa penasaran publik. Kisah itu membuka tabir gelap tentang praktik kanibalisme yang membuat penasaran. Bahkan sebagian besar penasaran, 'Seperti apakah rasanya daging manusia?' 

Daging manusia termasuk dalam kategori daging merah dan menurut sebagian besar pendapat menyebutkan bahwa ini memiliki konsistensi seperti halnya daging sapi. 

Rasanya jauh lebih halus, demikian menurut anekdot dari manusia yang benar-benar makan daging manusia.

Pengakuan Seabrook

William Seabrook, seorang penulis dan jurnalis, melakukan perjalanan ke Afrika Barat pada tahun 1960-an. 

William Seabrook
William Seabrook (Wikimedia Common)

Di tempat itu, dia mendokumentasikan, dengan sangat rinci, pengalamannya dengan suku kanibal. Pengalaman itu ia tuangkan dalam novel berjudul Jungle Ways. 

Adapun setelah kembali ke Paris, Seabrook ternyata malah menjadi kanibal. Saat di Afrika, ia menyaksikan bagaimana praktik kanibalisme namun ia tak diperkenankan untuk bergabung. 

Di tempat ini, Seabrook mengunjungi rumah sakit setempat untuk mencari daging manusia dan memasaknya sendiri. Ia penasaran bagaimana sebenarnya rasa daging manusia itu. 

Menurut dia, rasanya seperti daging sapi yang dimasak sempurna. Malah seperti daging sapi muda. Dagingnya ringan dan enak tanpa rasa tajam atau sangat khas seperti misalnya, kambing, gim, dan babi. 

Pendek kata, menurut Seabrook daging manusia mirip seperti daging sapi. 

Halaman
12
Penulis: mon
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved