Kriminal

10 Orang Diamankan Polisi Karena Mabuk di Balai Greskap

Dari 10 orang tersebut tiga diantaranya wanita dan dari barang bukti yang disita diduga miras jenis oplosan.

10 Orang Diamankan Polisi Karena Mabuk di Balai Greskap
Dok. Polsek Gedongtengen
Kesepuluh orang saat diamankan di Makopolsek Gedongtengen pagi tadi. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Petugas Polsek Gedongtengen mengamankan 10 orang yang tengah asyik menenggak minuman keras (miras) di Balai Greskap RT.78 RW.22 Notoyudan, Pringgokusuman, Gedongtengen, Senin (16/4/2018) pagi tadi.

Dari 10 orang tersebut tiga diantaranya wanita dan dari barang bukti yang disita diduga miras jenis oplosan.

Adapun tiga orang wanita tersebut bernisial DRU (32) dan SDY (21), keduanya warga Jlagran, Pringgokusuman dan KPS (24), warga Notoyudan, Pringgokusuman, Gedongtengan, Kota Yogyakarta. Sedangkan untuk 7 orang pria yang diamankan berinisial RA (27), GA (30), AP (24), HP (32) dan SAP (28) warga Notoyudan, Pringgokusuman, Gedongtengan, Kota Yogyakarta.

Sedangkan dua pria yakni YDS (31) dan PU (31) warga Jlagran, Pringgokusuman, Gedongtengen, Kota Yogyakarta.

Kapolsek Gedongtengan, Kompol Partono mengatakan, diamankannya ke-10 orang tersebut bermula saat pihaknya mendapatkan informasi dari warga setempat terkait aktifitas mabuk-mabukan yang dilakukan di Balai Greskap.

Mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung menuju lokasi guna mengamankan ke-10 orang tersebut.

Baca: Polisi Bekuk Pria Ini dan Amankan Puluhan Botol Miras di Rumahnya

"Mereka diamankan sekitar jam 8 pagi, kami juga menyita barang bukti 3 botol minuman keras dan salah satu botol isinya sudah hampir habis. Setelah ditangkap mereka kami amankan ke Mako untuk dimintai keterangan," katanya, Senin (16/4/2018).

Dilanjutkan Kapolsek, 3 botol miras yang disita adalah miras bermerek serta sebuah tas gendong yang digunakan untuk menyimpan miras tersebut.

Dari pengakuan SAP bahwa mereka telah menenggak miras sejak jam 3 dini hari tadi.

Halaman
12
Penulis: rid
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help