Bisnis

Bekraf Tampilkan Puluhan Karya Beragam Kain Nusantara di Adiwastra 2018

Pameran kain tradisional, keragaman batik nusantara ini akan diselenggarakan pada tanggal 11-15 April 2018 bertempat di JCC Jakarta.

Bekraf Tampilkan Puluhan Karya Beragam Kain Nusantara di Adiwastra 2018
istimewa
Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Puji Mulia Simandjuntak memberi sambutan dalam pembukaan Pameran Adiwastra 2018 di JCC, Rabu (11/4/2018) lalu. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM - Sebanyak 37 pelaku kreatif yang terseleksi mendapat kesempatan difasilitasi oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) di event nasional Adiwastra.

Pameran kain tradisional, keragaman batik nusantara ini akan diselenggarakan pada tanggal 11-15 April 2018 bertempat di JCC Jakarta.

Selain produk wastra juga dipamerkan berbagai hasil kerajinan, desain produk, dan fesyen.

Menurut Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Simandjuntak, dukungan ini selain untuk mengembangkan pasar bagi para pelaku ekonomi kreatif juga merupakan satu di antara sasaran strategis Bekraf untuk meningkatkan nilai ekspor ekonomi kreatif Indonesia dari 5,8% menjadi 10% pada tahun 2019 mendatang.

“Kegiatan ini bermaksud untuk memperluas kesempatan pelaku ekonomi kreatif di bidang industri tekstil nasional seperti produsen, pebisnis dan pengrajin kain tradisional Indonesia untuk bertemu dengan para stakeholders yang dapat mendukung perkembangan industri tekstil nasional,” ungkap Joshua.

Indonesia memiliki keanekaragaman kain (wastra) dari seluruh Nusantara, mulai dari kain batik, songket, tenun, gringsing, tapis hingga kain ulos.

Kain-kain tradisional ini memiliki nilai jual tinggi karena dibuat melalui proses pembuatan yang sangat teliti dan panjang.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Pasar Dalam Negeri, Sappe Sirait mengatakan semua pelaku kreatif khususnya pengrajin batik dan desainer akan difasilitasi untuk berpameran secara gratis.

Diharapkan produk-produk fesyen yang dihasilkan memperoleh penghargaan dari masyarakat.

“Dengan kegiatan ini, diyakini bahwa pengembangan industri tekstil Indonesia mengalami peningkatan dan menjadikan industri ini salah satu subsektor ekraf yang menyumbang pendapatan ekonomi yang besar bagi Indonesia,” ujarnya.

Puluhan karya yang difasilitasi oleh Bekraf adalah karya-karya desainer hasil program Inovatif dan Kreatif Melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan Bekraf dan beberapa karya yang telah dikurasi oleh kurator Baskoro Junianto dari Open Call yang dibuka pada Februari hingga Maret lalu serta beberapa karya pelaku ekraf hasil kurasi binaan Deputi Infrastruktur Bekraf.

IKKON adalah kegiatan Bekraf yang merupakan kolaborasi antropolog, fotografer, videografer dan para desainer dari berbagai disiplin ilmu dengan pelaku ekonomi kreatif lokal di berbagai daerah.

Para peserta IKKON yang tampil di Adiwastra 2018 sebelumnya telah tampil di Indonesia Fashion Week (IFW) 2018. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved