Techno

Soal Update Keamanan, Banyak Vendor Android yang Berbohong

Salah satu masalah dari prinsip keterbukaan Android adalah fragmentasi, yakni standar yang berbeda di tiap perangkat.

Soal Update Keamanan, Banyak Vendor Android yang Berbohong
ist
Android 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebagai sistem operasi yang populer, Android ternyata juga memiliki masalah pengamanan.

Salah satu masalah dari prinsip keterbukaan Android adalah fragmentasi, yakni standar yang berbeda di tiap perangkat.

Fragmentasi ini bukan cuma dari segi performa aplikasi, tetapi juga keamanan.

Beberapa vendor Android memiliki standar keamanan tinggi dengan memperbarui software secara rutin, ada pula yang ogah-ogahan.

Lebih parah, tak sedikit pula vendor yang bohong ke pengguna soal pembaruan keamanan.

Menurut studi terbaru dari firma keamanan asal Jerman, “Security Research Labs,” beberapa vendor Android mengatakan ke pengguna bahwa perangkat mereka telah disisipkan tambalan keamanan (patch) terbaru, padahal belum.

Tim peneliti, Karsten Nohl dan Jakob Lell, menganalisa 1.200 perangkat Android selama dua tahun, untuk kemudian sampai pada kesimpulan ini.

Mereka menamai “patch gap” sebagai istilah teknis dari kebohongan vendor Android terhadap pengguna.

Baca: Cara Mengubah Ponsel Android Menjadi Speedometer Digital Sepeda Motor

Patch gap itu adalah kondisi di mana software perangkat mengklaim telah melakukan pembaruan, tetapi kode yang dicek memperlihatkan banyak patch yang dilewatkan.

Halaman
123
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved