Sleman

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Gelar Kegiatan Peringatan Dies Natalis ke-17

Acara pada hari ini dimeriahkan oleh berbagai kegiatan, seperti jalan sehat, pemeriksaan kesehatan, donor darah dan berbagai lomba.

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Gelar Kegiatan Peringatan Dies Natalis ke-17
IST
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menggelar peringatan Dies Natalis ke-17 pada Kamis (12/4/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Genap berusia 17 tahun, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menggelar peringatan Dies Natalis ke-17 pada Kamis (12/4/2018).

Acara pada hari ini dimeriahkan oleh berbagai kegiatan, seperti jalan sehat, pemeriksaan kesehatan, donor darah dan berbagai lomba.

Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Joko Susilo mengatakan, rangkaian acara Dies Natalis ini sebelumnya juga telah diselenggarakan scientific meeting serta workshop tata kelola jurnal internasional.

"Tadi pagi dibuka dengan jalan sehat, besok tanggal 22 juga akan ada fun bike. Kegiatan ini merupakan wujud penerapan dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)," papar Joko ketika ditemui di ruangannya.

Baca: Peserta Workshop Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Diharapkan Mampu Menyusun Kurikulum Pelatihan

Pihaknya melanjutkan, dalam rangka Dies Natalis ini, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta juga akan meluncurkan Kantin Sehat Halal Aman Tertib Indah (Sehati), launching Institusi Siaga Bencana serta peluncuran Pelayanan Pelatihan.

Ia melanjutkan, di era Germas ini pihaknya lebih memilih untuk mengisi kegiatan-kegiatan dalam rangka mewujudkan Germas di lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta seperti menyelenggarakan jalan sehat dan fun bike.

Baca: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Gelar Workshop Penyusunan Kurikulum Pelatihan

"Ini semuanya tentunya dalam rangka memicu germas. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta kan punya Kementerian Kesehatan, kita harus mempelopori kesehatan dimulai dari sini," lanjutnya kepada Tribunjogja.com

Tiga hal guna mensukseskan program Germas yakni melalui aktivitas fisik, pemeriksaan rutin kesehatan serta mengkonsumsi buah dan sayur.

"Ujung tombak Germas kan kita semua baik dosen, tenaga kesehatan maupun mahasiswa di sini. Sehingga mereka dapat menerapkan praktik Germas di lingkungannya masing-masing," imbuhnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved