Jawa

Injak Usia 1.112 Tahun, Walikota Magelang Targetkan Angka Kemiskinan Turun

Pihaknya mengajak masyarakat untuk saling kolaborasi wujudkan visi-misi Kota Magelang sebagai kota jasa yang modern dan cerdas.

Injak Usia 1.112 Tahun, Walikota Magelang Targetkan Angka Kemiskinan Turun
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Walikota Magelang, Sigit Widyonindito, menerima suvenir pemberian hadiah dari SMK Kesdam Magelang, pada saat peringatan hari jadi di Kota Magelang ke 1.112 tahun, Rabu (11/4/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Walikota Magelang, Sigit Widyonindito menargetkan angka kemiskinan yang ada di Kota Magelang dapat turun di usianya yang menginjak usia ke-1.112 tahun pada tahun 2018 ini.

Angka kemiskinan yang semula di kisaran sembilan persen dapat menurun menjadi enam persen.

"Kami targetkan angka kemiskinan dapat turun hingga di angka 6 persen. Selama ini angka kemiskinan kita berada di kisaran di bawah 9 persen. Jadi kita perlu berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan ini," tutur Sigit, Rabu (11/4/2018), saat upacara hari jadi Kota Magelang ke-1.112 tahun di Pemkot Magelang.

Sigit mengatakan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam upaya mengentaskan kemiskinan ini.

Pihaknya pun mengajak seluruh stakeholder dan partisipasi masyarakat untuk dalam upaya mengentaskan kemiskinan ini.

"Masih ada sejumlah masalah yang harus diselesaikan. Di antaranya yang menjadi prioritas adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka kemiskinan, kami tak dapat bekerja sendiri tetapi juga perlu kerja sama dari masyarakat," tuturnya.

Sigit menuturkan, Kota Magelang terus berkembang dinamis dan menduduki posisi istimewa.

Sejak dahulu, Kota Magelang menjadi daerah yang strategis.

Inggris menjadikan Kota Magelang sebagai pusat pemerintahan dan ibukota wilayah Kedu, sedangkan Belanda menjadikannya sebagai pusat ekonomi Jawa Tengah dan pusat militer.

"Sedari dulu Kota Magelang ini adalah kota istimewa. Keistimewaan ini tentu banyak mengubah wajah kota. Tapi, sejarah membuktikan Kota Magelang berkembang dinamis,” katanya.

Dalam peringatan hari jadi ini pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling kolaborasi wujudkan visi-misi Kota Magelang sebagai kota jasa yang modern dan cerdas dilandasi masyarakat sejahtera dan religius.

"Ini menjadi motivasi untuk hidup dan berkarya ke depan. Motivasi juga untuk senantiasa jujur, inovatif, dan kreatif serta siap menghadapi segala bentuk tantangan ke depan yang kompleks.

Dalam kesempatan ini, Sigit menyerahkan piagam penghargaan kepada pemenang Lomba Kreasi dan Inovasi (Krenova) tahun 2018.

Ia pun memberi apresiasi tinggi pada para juara yang telah menghasilkan kreasi dan inovasi.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved