Kulonprogo

Warga Jatimulyo Gelar Upacara Adat Rejeban

Upacara dimulai dengan kirab budaya dari depan gapura objek wisata Sungai Tuk Mudal menuju petilasan Gondangho.

Warga Jatimulyo Gelar Upacara Adat Rejeban
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Warga Pedukuhan Gunung Kelir, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo menggelar upacara adat bersih desa Rejeban, Selasa (10/4/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Warga Pedukuhan Gunung Kelir, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo menggelar upacara adat bersih desa Rejeban, Selasa (10/4/2018).

Dari upacara ini, warga hendak memohon kekuatan dan ketenteraman dari Sang Maha Kuasa.

Upacara dimulai dengan kirab budaya dari depan gapura objek wisata Sungai Tuk Mudal menuju petilasan Gondangho yang berjarak tiga kilometer.

Acara diikuti warga dari Pedukuhan Gunung kelir dan Banyunganti dengan mengenakan pakaian adat dan disertai beberapa pasukan bregodo dan pakaian adat Jawa.

Ditampilkan pula tokoh Bandung Bondowoso, Roro Jonggrang, dan Prabu Boko sebagai bagian dari cerita terkait keberadaan petilasan Gondangho.

Turut dikirab pula empat buah gunungan hasil bumi dan sesaji berupa kambing kendit (kambing berbukut putih di bagian perut) serta sesaji lainnya.

"Ini puncak upacara sesaji Rejeban dari warga setiap Selasa Kliwon di Bulan Rejeb. Tujuannya memohon kekuatan dan ketentraman kepada Yang Kuasa," kata Pemangku Adat, Lebuh Prayitno.

Ritual inti digelar di petilasan Gondangho yang dikelilingin beberapa pohon Gondang besar berusia tua.

Yakni, dengan menyembelih sesaji kambing di bawah pohon tersebut kemuydian ditaburi bung dan ditimbun bebatuan.

Selanjutnya digelar pertunjukan jathian dan tayub di tempat tersebut dan doa bersama.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved