Pilpres 2019

PKB Bisa Pindah Haluan Jika Cak Imin Gagal Jadi Cawapres Jokowi

PKB bisa pindah haluan mendukung Prabowo jika Cak Imin gagal jadi cawapres Jokowi

PKB Bisa Pindah Haluan Jika Cak Imin Gagal Jadi Cawapres Jokowi
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Ketua PKB, Muhaimin Iskandar, saat ditemui di Bantul, DIY, Rabu (28/02/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM - Tensi politik mulai menghangat jelang Pilpres 2019.

Partai peserta pemilu pun mulai ancang-ancang menyodorkan kadernya untuk maju dalam Pilpres nanti.

Salah satunya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mengajukan Muhaimin Iskandar sebagai bakal calon wakil presiden.

Meski belum memutuskan berkoalisi dengan partai mana, namun PKB secara terbuka akan mendukung Jokowi jika berpasangan dengan  ketua umumnya.

Namun keinginan tersebut bisa saja berubah seiring dengan konstelasi politik jelang Pilpres nanti.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Daniel Johan mengakui bahwa Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar bisa saja bergabung ke barisan pendukung Prabowo Subianto jika gagal menjadi calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo.

Menurut Daniel, segala kemungkinan masih terbuka sampai pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum pada Agustus 2018 mendatang.

"Sebelum dia mendaftarkan ke KPU (bisa berubah haluan). Itu tidak hanya kami, seluruh partai seperti itu," kata Daniel di Kantor DPP PKB, Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Muhaimin sebelumnya menyatakan bahwa PKB sudah resmi mendukung Jokowi berpasangan dengan dirinya pada Pilpres 2019.

Pria yang akrab disapa Cak Imin itu bahkan sudah meresmikan posko relawan "Join", akronim dari Joko Widodo–Muhaimin, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Halaman
12
Editor: has
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help