Hukum

PHK Lewat Whatsapp, Pria Ini Gugat Hotel Alana

Syamsul dan anggota Fesari Serikat Pekerja Mandiri Indonesia (FSPMI) mengajukan gugatan pada PT Saraswati Indoline.

PHK Lewat Whatsapp, Pria Ini Gugat Hotel Alana
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma
Aksi yang dilakukan oleh FSPMI usai sidang di Pengadilan Hubungan Industrial, Selasa (10/4/2018). 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Syamsul dan anggota Fesari Serikat Pekerja Mandiri Indonesia (FSPMI) mengajukan gugatan pada PT Saraswati Indoline.

Gugatan tersebut dilayangkan karena PHK sepihak yang dilakukan oleh PT Saraswati Indoline, dalam hal ini Hotel Alana.

Penasihat Hukum sekaligus Sekjen FSPMI, Ahmad Mustaqim mengatakan Syamsul diberhentikan melalui aplikasi whatsapp.

Ia mengatakan Syamsul di-PHK karena ada tamu yang komplain kehilangan uang.

"Syamsul di PHK melalui whatsapp, dia sebagai Asisten Housekeeping Manager di Hotel Alana. Katanya ada tamu yang komplain karena kehilangan uang Rp100ribu. Sudah coba klarifikasi dari pihak Syamsul, tetapi tetap di-PHK," terang Ahmad.

Ahmad mengatakan, pihak Hotel Alana sudah dua kali tidak hadir dalam persidangan.

Persidangan dilaksanakan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

"Ini sidang ketiga, harusnya agendanya jawaban dari tergugat. Tergugat tidak hadir dua kali," katanya.

Sebelum membawa ke PHI, pihaknya sudah melakukan mediasi dengan Dinas Tenaga Kerja Sleman.

Namun dari mediasi tersebut tidak membuahkan hasil.

Dalam sidang tersebut, Ahmad menuntut supaya karyawan dipekerjakan lagi sebagai Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) atau pegawai tetap.

Selain itu, pihaknya juga menuntut penerapan UU Ketenagakerjaan pasal 59 UU No 13 tahun 2003.

"Ada satu lagi yang di-PHK, dengan surat dari HRD yang menyatakan sudah dievaluasi dan masa kontrak habis. Kontrak satu tahun, belum ada satu tahun sudah di-PHK. Kami menuntut supaya karyawan dipekerjakan sebagai PKWTT atau pegawai tetap, juga penerapan UU Ketenagakerjaan pasal 59 UU No 13 tahun 2003," terangnya.

Setelah sidang usai para anggota FSPMI menggelar aksi dengan membawa kertas bertuliskan keresahannya sebagai karyawan yang di-PHK.(*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved