TribunJogja/

Kulonprogo

Kulonprogo Segera Miliki Mal Pelayanan Publik

Ditargetkan unit pelayanan publik terpadu itu bisa beroperasi di akhir tahun.

Kulonprogo Segera Miliki Mal Pelayanan Publik
ist
Logo Pemkab Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Pemerintah Kabupaten Kulonprogo segera melakukan pembangunan fisik gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) pada April 2018 ini.

Ditargetkan unit pelayanan publik terpadu itu bisa beroperasi di akhir tahun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) Kulonprogo, Agung Kurniawan mengatakan bahwa lelang pekerjaan sudah dilakukan pada Maret lalu dan akan segera ditindaklanjuti dengan pekerjaan fisik dalam waktu dekat.

"Harapannya bisa rampung dibangun dan segera melayani masyarakat di akhir 2018. Sekaligus menyongsong hadirnya New Yogyakarta International Airport (NYIA) sehungga masyarakat fsn investor lebih mudsh mengurus berbagai perizinan," jelas Agung, Selasa (10/4/2018).

Baca: Pantang Menyerah, Siswa Asal Kulonprogo Ini Berusaha Selesaikan UNBK Meski Menderita Low Vision

Disebutnya, ada lebih dari 20 jenis pelayanan publik yang bisa didapatkan sekaligus di mal tersebut nantinya.

Mulai dari izin mendirikan bangunan, pembayaran pajak bumi dan bangunan, pengurusan kartu keluarga dan kartu tanda penduduk, urusan imigrasi, paspor, daftar haji dan umrah, surat izin mengemudi, hingga pajak kendaraan bermotor, dan lainnya.

Konsepnya berupa deretan loket pelayanan yang bisa diakses masyarakat untuk tiap urusan.

MPP akan dikawal oleh satuan tugas yang keberadaannya didasari Peraturan Bupati dan berasal dari masing-masing instansi terkait.

MPP menyediakan beberapa menu layanan yang selama ini dilayani instansi vertikal maupun intansi di tingkat kabupaten sesuai kewenangan. Dalam hal ini, Wakil Bupati akan menjadi ketua tim teknis MPP.

Baca: Bupati Kulonprogo: Nilai Kompensasi Lahan untuk Mayoritas Penolak Bandara Capai Miliaran Rupiah

"Semua instansi akan saling melengkapi sehingga tifak terjadi tumpang tindih fungsi dan kewenangan. Hadirnya mall pelayanan publik ini akan mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai urusan" kata Agung.

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mengatakan MPP dibangun untuk menyambut investasi di Kulonprogo seiring hadirnya bandara baru.

Sejauh ini, baru beberapa daerah di Indonesia yang memiliki MPP. Antara lain Surabaya, Banyuwangi, dan Jakarta.

"Keberadaan MPP akan menyokong upaya mewujudkan Kukonprogo yang brbas korupsi, kolusi, dan nepotisme," kata dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help