Home »

Jawa

Jawa

Demi 15 Persen Perolehan Suara, Partai Demokrat Rajin Bergerilya ke Daerah-Daerah

Partai Demokrat melakukan gerilya politik ke daerah-daerah di Indonesia untuk menguatkan posisi mereka untuk menyambut Pemilu nanti.

Demi 15 Persen Perolehan Suara, Partai Demokrat Rajin Bergerilya ke Daerah-Daerah
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Demi 15 Persen Perolehan Suara, Partai Demokrat Rajin Bergerilya ke Daerah-Daerah 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Partai Demokrat menargetkan sebanyak 15 persen perolehan suara untuk daerah Jawa Tengah dan juga seluruh Indonesia dapat tercapai pada Pemilu 2019 mendatang.

Demokrat pun melakukan berbagai strategi, satu di antaranya dengan gerilya ke daerah-daerah demi mengumpulkan suara.

"Kami menargetkan perolehan suara di Jawa Tengah dan Indonesia, bisa mencapai 15 persen pada Pemilu nanti. Ini melihat pada Pemilu 2014 lalu, perolehan baru 10 persen, sehingga kami perlu bekerja keras lagi untuk mengejar lima persen tersebut," ujar Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Selasa (11/4/2018) usai acara pelantikan Ketua DPD dan DPC se-Jawa Tengah di Stadion Gemilang, Kabupaten Magelang.

Berbagai upaya dilakukan oleh Partai Demokrat demi memenangkan suara dari masyarakat, satu di antaranya adalah dengan melakukan gerilya politik ke daerah-daerah di Indonesia untuk menguatkan posisi mereka untuk menyambut Pemilu nanti.

"Berbagai strategi kami lakukan untuk meraih suara tersebut, tentunya tidak kita bongkar semuanya. Tetapi upaya kami adalah sebanyak-banyaknya bertemu dengan masyarakat dan menawarkan solusi terbaik atas permasalahan saat ini," ujar AHY.

Ditanya terkait peluangnya menjadi cawapres dari Jokowi, AHY tidak mengatakan apa-apa.

Dirinya hanya mengatakan, apa yang terjadi pada tahun 2019 mendatang akan menentukan Pemilu 2024 mendatang.

"Apa yang terjadi 2019 akan menentukan 2024 mendatang. tentunya apa yang terjadi kontestasi politik 2019 adalah juga menggunakan perolehan tahun 2014. walaupun kita tak sepakati, tiket yang lama kok dipake lagi." tuturnya.

Demi mendongkrak suara partai pun, koalisi menjadi solusi.

Pihaknya pun rajin menjalin komunikasi politik dengan tak hanya spesifik satu partai politik tetapi juga partai politik lain yang menurutnya memiliki kesamaan visi dan misi dengan Partai Demokrat.

"Presidential Treshold siapapun jadi capres atau cawapres partai manapun yang akan mengusung harus nengantongi 20 persen suara. Oleh karena itu kita lakukan komunikasi politik dengan berbagai parpol, tak hanya spesifik satu parpol saja, tetapi yang satu visi misi dengan Demokrat," ujar Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat tersebut.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help