Sarihusada Fokuskan CSR untuk Program Kemandirian Ekonomi Rakyat

Satu Program CSR yang telah berhasil dijalankan oleh PT Sarihusada sejak 2010 dan menyentuh sekitar 1,095 jiwa penerima manfaat adalah Rumah Srikandi

Sarihusada Fokuskan CSR untuk Program Kemandirian Ekonomi Rakyat
IST
Kepala Desa Geneng, Agung Saputro menyambut kunjungan Sarihusada yang telah memberikan program CSR Community Development, yakni Rumah Tempe di Desa Geneng, Prambanan, Klaten, Kamis (6/4/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT Sarihusada Generasi Mahardhika, menggali cerita tentang program-program Corporate Social Resposibility (CSR) yang telah dilakukan di berbagai wilayah untuk mendukung kemandirian masyarakat dan kemandirian pangan di Yogyakarta.

Melalui kegiatan bertajuk Napak Tilas Media 2018 di kota Yogyakarta, Kamis  (6/4/2018), perusahaan yang kini bagian dari Grup Danone ini mengunjungi Rumah Tempe di Desa Geneng, Prambanan, Klaten dan Program Bunda Mengajar di Kampung Badran.

“Dengan menggunakan prinsip to help people to help themselves, maka program CSR Community Development diarahkan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat untuk mencapai hasil yaitu kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan,” jelas Public Affairs & Internal Communication Manager Sarihusada Endah Prasetioningtias, Jumat (6/4/2018).

Baca: Sarihusada Gandeng Rumah Zakat Dirikan Rumah Srikandi Brajan

Salah satu Program CSR yang telah berhasil dijalankan oleh PT Sarihusada sejak 2010 dan menyentuh sekitar 1,095 jiwa penerima manfaat adalah Rumah Srikandi.

Rumah Tempe Srikandi Geneng juga menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan PT Sarihusada dalam menjalankan program CSR di Klaten.

Baca: Program Warung Anak Sehat Sarihusada Singgahi SDN Gondolayu

Program pembangunan masyarakat “Tempe Untuk Rakyat”, ini adalah sebuah program pembangunan industri mikro desa berbasis peningkatan potensi pangan lokal di wilayah pabrik Sarihusada Prambanan, tepatnya di Desa Geneng, Kecamatan Prambanan, Klaten.

Dalam perjalanannya, program ini mengikutsertakan beberapa pihak seperti Forum Tempe Indonesia, Pemerintah Desa Geneng dan TP PKK Desa Geneng untuk turut berperan dan berkolaborasi mewujudkan program yang berorientasi kepada masyarakat.

Dalam beberapa tahun ke depan penerima manfaat program tempe mencapai lebih dari 1000 jiwa, baik dari segi produsen maupun konsumen.(tribunjogja.com)

Penulis: vim
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved