Yogya Sepi Wisatawan Mancanegara

Dari tahun ke tahun jumlah kunjungan wisman ke Prawirotaman semakin turun.

Yogya Sepi Wisatawan Mancanegara
TRIBUNJOGJA.COM / Josef Leon
Kampung Prawirotaman 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Josef Leon

TRIBUNJOGJA.COM - Pada awalnya, saat pra kemerdekaan Prawirotaman merupakan pusat industri batik cap.

Seiring berjalannya waktu pada tahun 1970 an perlahan-lahan aktifitas ekonomi Prawirotaman bergeser ke penyedia jasa penginapan bagi para wisman.

Prawirotaman I atau lebih dikenal dengan Kampung Prawirotaman merupakan daerah yang paling terkenal dibandingkan dengan Prawirotaman II dan III.

Prawirotaman II dan III lebih dikenal dengan Jalan Gerilya yang terletak berbatasan dengan pasar prawirotaman.

Sepanjang jalan Prawirotaman I, baik di kanan maupun kiri jalan berderet penginapan dan hotel dengan gaya arsitektur yang beragam, mulai dari gaya Jawa klasik, unik sampai dengan gaya bangunan masa kini.

Artshop yang berjejer di sepanjang kawasan Prawirotaman juga menyediakan pernak-pernik seni yang cukup unik.

Benda antik yang cukup laris di kalangan turis, satu di antaranya adalah cap batik.

Seorang pengelola Atrshop "Batik Gallery", Eni juga mengamini kondisi Prawirotaman yang sepi wisman.

Dia mengatakan meskipun sekarang bukan musimnya liburan, namun dari tahun ke tahun jumlah kunjungan wisman ke Prawirotaman semakin turun.

Halaman
12
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help