UIN Sunan Kalijaga dan BMI Gelar Seminar Nasional Business Motivation & Digital Financial Revolution

Indonesia membutuhkan wiraswasta sebesar 4% atau sekitar 10 juta wiraswasta dari total populasi penduduk Indonesia.

UIN Sunan Kalijaga dan BMI Gelar Seminar Nasional Business Motivation & Digital Financial Revolution
uin-suka.ac.id
UIN sunan kalijaga 

 
TRIBUNJOGJA.COM - Proporsi pengusaha Indonesia baru sekitar 1,67% dari populasi penduduk atau hanya sekitar 4 Jutaan dari 250 Juta penduduk Indonesia, dan jumlah itu masih sangat kurang untuk mendukung akselerasi pembangunan ekonomi.

Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan wiraswasta sebesar 4% atau sekitar 10 juta wiraswasta dari total populasi penduduk Indonesia.

Sebagai perbandingan, jumlah wiraswasta di Amerika Serikat sudah mencapai 12% dari total jumlah penduduknya, Singapura 7%, China dan Jepang 10%, India 7% dan Malaysia 3%.

Semakin banyak pengusaha di suatu Negara, maka akan semakin makmur Negara tersebut, karena pajak yang disumbangkan oleh para pengusaha memberikan andil yang cukup besar dalam rangka meningkatkan perekonomian suatu Negara.

Melihat kondisi seperti di atas,    Bank Mahasiswa Indonesia  berdiri untuk membantu mahasiswa Indonesia menjadi pengusaha profesional dan belajar sejak mahasiswa tanpa meninggalkan pendidikannya di Universitas.

Kali ini, Bank Mahasiswa Indonesia menggandeng UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk mewujudkan visinya. Salah satu agenda bersama yang akan segera dilaksanakan adalah:Seminar Nasional dengan Tema  “MOTIVASI BISNIS DAN PELUANG FINANCIAL TECHNOLOGY DI ERA DIGITAL”.  Acara ini akan dilaksanakan  Jum’at, 16/3/18, bertempat digedung Multipurpose (Prof. Dr. H.M. Amin Abdullah), kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Dalam rilis yang disampaikan kepada Humas UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, ketua panitia,  Achmad Zakaria, yang saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa program pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta antara lain menyampaikan, kegiatan ini mentargetkan 1.000 peserta mahasiswa berbagai perguruan tinggi.

Menurut Achmad Zakaria forum ini penting diikuti oleh mereka yang  punya mimpi untuk menjadi wirausaha muda yang sukses.  

Pasalnya para mahasiswa tidak akan mendapatkannya dalam forum-forum perkuliahan. 

Pendidikan tinggi di Indonesia lebih sering mengacu kepada kemampuan akademis saja dan setelah tamat harapannya adalah untuk bekerja di perusahaan asing ataupun perusahaan swasta.

Halaman
123
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved