Tukang Bangunan Asal Bantul Ini Kini Sukses Jadi Juragan Masakan Ikan

Profesi tukang bangunan pun ia tinggalkan dan beralih ke pengusahan olahan dengan omset belasan juta tiap bulan.

Tukang Bangunan Asal Bantul Ini Kini Sukses Jadi Juragan Masakan Ikan
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Sudarisman menunjukkan produk makanan dari olahan ikan 'Mina Nisa' di rumahnya, Dusun Kopek, Srihardono, Pundong, Bantul, Rabu (14/3/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Profesi sebagai tukang bangunan dan pengusaha bawang merah sempat dijalani Sudarisman.

Siapa sangka, berawal dari banyaknya tetangga yang beraktifitas mencari ikan, muncul ide mengolah beragam makanan berbahan dasar ikan.

Profesi tukang bangunan pun ia tinggalkan dan beralih ke pengusahan olahan dengan omset belasan juta tiap bulan.

Usaha pengolahan ikan yang diberi nama 'Mina Nisa' milik Sudarisman ini dilakukan di rumahnya, tepatnya Dusun Kopek, Srihardono, Pundong, Bantul.

Dibantu sang istri dan enam orang karyawan, usaha pengolahan ikan miliknya kini sedang terus berkembang melalui inovasi.

Namun sebelum sesukses sekarang, Sudarisma lebih dulu menjalani pahit dalam membuka usahanya.

"Mulai usaha pengolahan ikan ini 1997, modalnya Rp 500 ribu itupun kadang hutang dulu ke penyedia ikan. Dulu saya cuma mengolah ikan wader saja," kata Sudarisman.

Kala itu, Sudarisman menjajakan ikan hasil olahan ke kantor-kantor pemerintahan dan sekolah.

Target pasar adalah pejabat kantor dan guru sekolah.

Metode menjual langsung tanpa menitip ini dipilih agar perputaran uang lebih cepat karena Sudarisman butub uang lagi untuk beli ikan.

Halaman
12
Penulis: sus
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help