Sakit Hati, Dua Pemuda Ini Gasak Emas dan Barang Berharga Mantan Juragannya di Sleman

Motif dendam tersebut bermula, ketika keduanya mengaku hanya dibayar Rp 500 ribu saat dua minggu bekerja sebagai pembuat batako di tempat korban

Sakit Hati, Dua Pemuda Ini Gasak Emas dan Barang Berharga Mantan Juragannya di Sleman
TRIBUNJOGJA.COM / Panji Purnandaru
Merasa sakit hati karena tidak diberi upah layak, dua orang pemuda yaitu Adi Sulistiyo (22) warga Tanggulangin, Pagersari, Mungkid, Magelang dan keponakannya yaitu IT (16) warga Surodadi, Girikerto, Turi nekat melakukan aksi pencurian di rumah mantan juragan mereka di Watuadeg, Purwobinangun, Pakem. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Merasa sakit hati karena tidak diberi upah layak, dua orang pemuda yaitu Adi Sulistiyo (22) warga Tanggulangin, Pagersari, Mungkid, Magelang dan keponakannya yaitu IT (16) warga Surodadi, Girikerto, Turi nekat melakukan aksi pencurian di rumah mantan juragan mereka di Watuadeg, Purwobinangun, Pakem.

Motif dendam tersebut bermula, ketika keduanya mengaku hanya dibayar Rp 500 ribu saat dua minggu bekerja sebagai pembuat batako di tempat korban.

Pelaku merasa upah yang ia terima kurang.

Sebagai aksi balasan selang tiga hari setelah mereka berhenti bekerja, aksi pencurian tersebut dilaksanakan.

"Kerja dua minggu (sebagai pembuat batako) Diberhentikan katanya juragannya pergi. Ya saya itu buat batako dibayar kurang Rp 1 juta. Cuma dibayar 500. Sakit hati," jelas Adi saat di Polsek Pakem, Rabu (14/3/2018).

Baca: Ini Sebabnya Pelaku Nekad Gasak Kotak Infak di Masjd Agung Sleman

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Sleman, AKP Haryanta saat jumpa wartawan di Polsek Pakem menjelaskan kedua pelaku ini berhasil menggasak satu cincin seberat 20 gram, satu buah kalung emas sebererat 3 gram, lima macam liontin dengan total berat 13,5 gram, dua buah giwang, satu ponsel Xiaomi, dan satu jam tangan merk Seiko. Total kerugian mencapai Rp 24,7 juta.

"IT datang ke TKP itu dengan mengendarai RX king yang mana mengajak AS. Di TKP, AS sebagi pelaku mencongkel jendela dan masuk melalui jendela dan mengambil barang-barang," helas Haryanta.

"Dari pengakuannya mereka baru pertama kali mengaku mencuri," timpalnya.

Halaman
12
Penulis: app
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved