Jumat Nanti, PKL Malioboro Bisa Jualan Setengah Hari

Sejak dimulai pada Senin (12/3) silam, proyek pengerjaan proyek sudah memasuki tahap pemasangan lantai kerja.

Jumat Nanti, PKL Malioboro Bisa Jualan Setengah Hari
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Alat berat digunakan untuk mengeruk aspal bagian jalur lambar di jalan Malioboro, kota Yogyakarta, Senin (12/3/2018). Sisi barat yang penuh dengan pedagang kaki lima dan pertokoan tersbeut akan dibongkar dan dikerjakan secara bertahap. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Proses revitalisasi kawasan Malioboro sisi barat terus berlanjut.

Sejak dimulai pada Senin (12/3) silam, proyek pengerjaan proyek sudah memasuki tahap pemasangan lantai kerja.

Seandainya tidak ada aral merlintang, pada Jumat (16/3/2018) mendatang, para pemilik toko dan pedagang kaki lima (PKL) di lokasi proyek, bisa kembali berdagang, meski kemungkinan hanya setengah hari saja.

"Kalau lancar, tidak ada kendala, siangnya, setelah jam 12, mereka sudah bisa jualan, karena cor sudah kering," ucap Manajer PT F Syukri Balak, kontraktor penataan sisi barat Malioboro, Eri Purnomo, Rabu (14/3/2018).

Ia mengatakan, pemasangan lantai kerja saat ini, masih dikerjakan khusus di selasar toko, yang berlokasi di blok A dan B.

Proses itu dikebut, sebelum memasuki tahap pelaksanaan cor beton induk di lokasi yang sama.

"Proses cor beton hanya semalam. Kami pakai pompa, jadi kemungkian 40 sampai 50 kubik, dari jam 10 malam, sampai 5 pagi. Siangnya, pedagang bisa jualan lagi, paling tidak ya setengah hari," katanya.

Menurut Eri, pengerjaan selasar toko memang sengaja didahulukan.

Hal tersebut dilakukan, supaya pemilik toko dan PKL bisa kembali membuka lapaknya, meski jangka waktunya tidak utuh seperti biasa.

Sedangkan untuk pengerjaan jalur lambat, yang dulunya digunakan sebagai lintasan kendaraan tradisional, seperti andong dan becak, sejauh ini masih ada kendala, terkait letak kabel dan sebagainya.

"Jalur lambat baru dicor kalau selasar sudah selesai. Setelah itu, baru kami pasang teraso. Ini lebih lama, tidak seperti cor yang cepat kering. Nanti, kita kerja dua minggu, lalu libur dua minggu, biar PKL bisa dagang," tukasnya. (*)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help