Candi Borobudur dalam Angka-angka yang Bila Dijumlah Ternyata Punya Selisih Tetap

Diameter stupa candi Borobudur juga memiliki selisih tetap 10 cm, yakni 1,70, 1,80, dan 1,90 m.

Candi Borobudur dalam Angka-angka yang Bila Dijumlah Ternyata Punya Selisih Tetap
SPIEGEL DE
Stupa di Candi Borobudur 

TRIBUNJOGJA.COM - Sosok “candi dengan seribu patung Buddha” ini berdiri di atas sebuah bukit kecil antara Kali Elo dan Progo. Di sebelah timurnya menjulang Gunung Merapi dan Merbabu. 

Di sebelah baratnya membentang bukit Menoreh. Tingginya 42 meter. Namun karena stupa induknya tersambar geledek, ketinggian itu tinggal 31,5 meter. 

Lebar candi 123 meter. Batu yang disusun untuk membentuk Borobudur diperkirakan 55.00 m3. Batu-batu itu dari jenis andesit (batu kali) yang diambil dari sungai di sekitarnya. 

Candi berundak-undak 10 tingkat, yang diduga melambangkan 10 raja wangsa Syailendra, si pendiri Borobudur. 

Ia memiliki 504 arca Buddha, 72 buah di dalam stupa berterawang dan 432 dalam relung terbuka.  

Juga terdapat 5 arca di pagar langkan dan 4 arca Buddha di lorong. Tinggi rata-rata patung tadi 150 cm. 

Monumen Buddha terbesar di dunia ini terbagi atas 3 bagian tiruan alam semesta, yakni kamadhatu, rupadhatu, dan arupadhatu. 

Bagian kaki, kamadhatu, tersusun atas 13.000 m3 batu dengan 160 relief terpendam.

Di bagian tengah candi, rupadhatu, terdapat 4 lorong dengan 1.300 relief pada panel berukir yang kalau dijajarkan panjangnya sekitar 2,5 km. 

Bagian atas, arupadhatu, mempunyai stupa induk raksasa yang polos-padat berdiameter 9,90 m dan tinggi 7 m.

Halaman
12
Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help