PSIM Yogyakarta

Sudah Coret Separuh Pemain Seleksi, Erwan Masih Beri Kesempatan Wirahadi-Tinton

Sudah coret separuh pemain seleksi, Erwan Hendarwanto masih beri kesempatan Wirahadi-Tinton.

Sudah Coret Separuh Pemain Seleksi,  Erwan Masih Beri Kesempatan Wirahadi-Tinton
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Pemain luar daerah tengah menjalani seleksi di tim PSIM, Selasa(13/3/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Sekira 50 pemain dari luar daerah yang menjadi rekomendasi bersaing menunjukkan kemampuan terbaik mereka pada seleksi hari kedua PSIM Yogyakarta di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Selasa (13/3/2018).

Pada seleksi kali ini, pelatih Erwan Hendarwanto langsung membagi pemain dalam beberapa sesi game untuk dilihat kemampuannya.

Jika pada seleksi hari pertama Erwan masih memberikan kesempatan kedua bagi para pemainnya yang dianggap tidak dapat tampil sesuai ekspektasinya, pada seleksi kali ini pelatih asal Magelang tersebut langsung mencoret separuh pemain seleksi yang dianggapnya tidak sesuai dengan karakter bermain Laskar Mataram.

"Pengurangan ada, mungkin banyak. Jadi mungkin bisa separuh dari 50 pemain yang ikut seleksi, kita akan fokus lagi mencari pemain yang sesuai dengan permainan kita," ujar Erwan saat ditemui seusai memimpim seleksi pemain.

Meski mencoret cukup banyak nama di seleksi hari kedua ini, namun Erwan mengaku telah mengantongi 5 nama yang dapat ia pastikan cocok dengan gaya bermain dan juga karakter PSIM Yogyakarta.

"Ada 5 nama yang saya pastikan dia cocok dengan kita, yang lain kita pantau besok, yang baru datang akan kita beri kesempatan," imbuhnya.

Menurutnya, pemain yang dicoret pada tahap seleksi kali ini bukan berarti dinilai jelek melainkan dianggap tidak sesuai pemain yang dibutuhkan oleh tim.

Menariknya, pada seleksi seleksi tersebut Erwan sempat mencoba memadukan antara pemain lawasnya seperti Hendika Arga, Yoga Pratama, Edo, Fachri Muslim, Eeng Supriyadi, dan Raymond Tauntu yang dipadukan dengan beberapa nama pemain seleksi seperti Crah Angger, dan beberapa nama lain.

"Tadi beberapa yang sudah saya gabung-gabung itu mereka bisa menyesuaikan, itu mencicil. Paling tidak mereka sudah tahu gaya kita, sehingga kita tidak memulai dari nol. Mereka tahu gaya kita, itu poin buat kita, nanti tinggal maintenance fisik mereka, mempertajam taktikal, dan chemistry. Saya kira mereka pemain berpengalaman akan lebih mudah," ungkap Erwan.

Erwan menambahkan, dari lima nama yang ia kantongi dalam seleksi tersebut menurutnya ada pemain yang menempati posisi berbeda.

Namun sayangnya Erwan menilai belum terpikat dengan penampilan penyerang yang mengikuti selekai tersebut antara lain Wirahadi (eks Persatu Tuban), Tinton Suharto (eks PS Timah Bangka Belitung), Andri Faisal Amru (eks PSM Makassar), dan beberapa nama striker lainnya.

"Kita sudah dapat pemain di posisi belakang, winger, tengah, tapi striker belum ada," ujar Erwan.

Meski demikian, Erwan mengaku tak ingin terburu-buru melakukan pencoretan dan akan memberikan kesempatan kedua untuk Wirahadi dan Tinton Suharto.

"Wirahadi sebenarnya cukup, dia paham dengan gaya kita. Kita cek kondisi terakhirnya dia kan cedera, jadi dia keliatan. Nanti tergantung kondisinya dia saya, tapi dari cara main dia sudah paham gaya kita," ujar Erwan.

Sementara untuk Tinton, Erwan menilai eks penyerang Persis Solo tersebut masih diberikan kesempatan mengingat ia baru tiba di Yogyakarta, sehingga secara penampilan pun belum dapat dinilai secara keseluruhan. (tribunjogja)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help