Polresta Yogya Bakal Lelang Kendaraan Bermotor Sitaan yang Tak Kunjung Diambil Pemiliknya

Bagi para pelanggar yang hendak mengambil kendaraannya yang menjadi bukti tilang dapat dilakukan sewaktu-waktu.

Polresta Yogya Bakal Lelang Kendaraan Bermotor Sitaan yang Tak Kunjung Diambil Pemiliknya
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida
Ratusan sepeda motor yang ndonggrok di halaman belakang Pos Polantas simpang empat Jalan Cik Ditiro. Nampak beberapa kendaraan yang kondisinya rusak dan terbengkalai. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Banyaknya kendaraan bermotor yang belum diambil pelanggar di beberapa Pos Polantas yang ada di Kota Yogya ternyata nantinya akan dilelang dan hasilnya akan masuk ke kas negara.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Yogyakarta, Wisnu Wardhana, SH.

Dikatakannya, bahwa perkara terkait tilang akan dihapus setelah melewati jangka waktu beberapa tahun.

Namun, sebelum memasuki masa penghapusan perkara harus melewati serangkaian tahapan yang telah ditentukan pihaknya.

"Penghapusan perkara tilang akan dilakukan kalau dua tahun tidak diambil-ambil. Sebelum dihapus dilakukan pengumuman dulu dalam waktu satu bulan melalui pihak-pihak terkait," katanya saat ditemui di ruangannya, Selasa (13/3/2018).

Diungkapkannya pula, bahwa dengan pengumuman tersebut beberapa pemilik kendaraan ada yang berupaya mengambil kendaraannya.

Namun diakuinya untuk pelanggar yang mengambil bukti berupa kendaraan bermotor tak sebanyak yang diharapkan.

Lanjutnya, disinggung mengenai banyaknya kendaraan yang tak kunjung diambil khususnya berkaitan dengan masalah tilang diduga karena barang bukti tersebut barang curian.

"Ada yang ngambil tapi tak begitu banyak. Sekarang gini, apa ada orang yang terima kalau kehilangan motornya, jadi yang tidak ambil itu bisa dikatakan kendaraannya bermasalah," ujarnya.

Sambungnya, setelah tahapan pengumuman kepada pelanggar tidak memberi efek yang berarti selama masa waktu yang ditentukan maka akan diajukam pihaknya menjadi barang temuan.

Halaman
12
Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help