Kokam Bantul Ajak Masyarakat Jaga Tali Silaturahmi

Terkait peristiwa gazebo, sarung dan karpet Musala Fathurrahman yang terbakar, Kokam Kabupaten Bantul ajak warga jaga tali silaturahmi.

Kokam Bantul Ajak Masyarakat Jaga Tali Silaturahmi
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
Kokam Bantul menggelar apel di lapangan sepakbola Desa Jambidan, Selasa (13/03/2018) 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM - Terkait peristiwa gazebo, sarung dan karpet Musala Fathurrahman yang terbakar beberapa waktu lalu, Kokam Kabupaten Bantul mengajak masyarakat untuk jalin erat silaturahmi.

Hal itu tertuang dalam empat poin sikap yang dikeluarkan oleh Komandan Kokam wilayah Daerah Bantul, Yusuf Fuad SE, di komplek taman pendidikan Alquran (TPA) Fathurrahman, Selasa (13/03/2018) sore.

Ada empat poin pernyataan sikap yang dikeluarkan oleh komandan Kokam Bantul yang pada intinya, pertama, Kokam menganggap perbuatan itu merupakan bentuk kebiadaban.

Kedua, Kokam menilai tindakan itu hanya mungkin dilakukan oleh orang-orang yang tidak beragama.

"Ketiga, Kokam siap membantu polisi dan TNI dalam melakukan investigasi, sehingga terungkap dengan tuntas siapa dibalik kejadian itu," kata Yusuf.

Dan terakhir, poin keempat, komandan Kokam ini menghimbau kepada seluruh umat islam dan komponen bangsa untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkokoh silaturahmi supaya tidak mudah terpecah belah.

"Sehingga NKRI tetap terjaga dari Sabang sampai Merauke," tuturnya.

Sebelum mengeluarkan sikap, Kokam terlebih dahulu menggelar apel di lapangan Sepakbola Desa Jambidan, Banguntapan, Bantul

Mereka berbaris rapi selayaknya upacara.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help