Ratusan Motor Sitaan di Pos Polresta Yogya Belum Diambil Pemiliknya

Pelanggar hanya perlu menunjukkan surat-surat kendaraan yang sah meliputi STNK, BPKP dan disertai bukti pembayaran tilang sebagai bukti otentik.

Ratusan Motor Sitaan di Pos Polresta Yogya Belum Diambil Pemiliknya
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida
Ratusan sepeda motor yang mangkrak di halaman belakang Pos Polantas simpang empat Jalan Cik Ditiro. Nampak beberapa kendaraan yang kondisinya rusak dan terbengkalai. 

Sesampainya di dalam Pos tersebut seorang petugas Satlantas Polresta Yogyakarta menjelaskan mengapa banyak kendaraan bermotor yang terparkir di dua pos itu dan tak kunjung diambil pemiliknya.

Kasat Lantas Polresta Yogyakarta, Kompol Dwi Prasetyo melalui Bintara Tilang Pos Polantas simpang empat Pingit, Aipda Agus Santo mengatakan, untuk di Pos Polantas Pingit hanya sebagai tempat penitipan barang bukti kendaraan bermotor yang terkena tilang karena melangar peraturan lalu lintas.

Sedangkan di Pos Polantas simpang empat Cik Ditiro sebagai tempat penitipan kendaraan bermotor yang terlibat laka lantas.

"Untuk barang bukti laka lantas di Pos Gramedia sebagian juga merupakan bukti tilang, tapi kalau di Pos Pingit khusus untuk barang bukti yang terkena tilang," katanya, Selasa (13/3/2018).

Lanjutnya, untuk banyaknya sepeda motor yang tidak diambil-ambil oleh pemiliknya dikarenakan yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan bukti surat-surat kepemilikan kendaraan bermotor yang asli sebagai syarat untuk mengambilnya.

Diakuinya bahwa ada kendaraan yang sampai tahunan tidak diambil-ambil oleh pemiliknya.

"Kalau di sini (Pos Pingit) ada sekitar 70 sampai 90 motor yang dititipkan dari Kejari (Kejaksaan Negeri Kota Yogyakarta). Kalau yang di Pos Gramedia belum tahu pasti tapi lebih banyak dari sini," ujarnya.

Diungkapkan pria yang murah senyum ini, apabila pihaknya hanya berperan sebagai penindak kepada pelanggar dan setelah dikenakan tilang maka akan diserahkan ke pihak pengadilan untuk memutuskan kesalahannya.

Setelah dari pengedilan maka yang mengatur segala bentuk administrasi dan kewenangan bukti tilang berupa sepeda motor menjadi kewenangan dari pihak Kejari Kota Yogyakarta.

"Masalah administrasi kendaraan yang ada di sini itu berhubungan dengan Kejaksaan. Masalah pemberitahuan kepada pelanggar untuk mengambil motornya juga kewenangan Kejaksaan. Kami hanya menjadi tempat penitipan sementara barang bukti hasil tilang dari Kejaksaan," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help