Soal Pengembangan Sektor Pariwisata, Indonesia Bisa Belajar dari Spanyol

Peningkatan sektor wisata Spanyol tidak lepas dari keberhasilan Walikota Madrid sebelumnya yang mendorong semua sektor memajukan sektor wisata

Soal Pengembangan Sektor Pariwisata, Indonesia Bisa Belajar dari Spanyol
Dok Humas UGM
Dubes RI untuk Spanyol Dra. Yuli Mumpuni 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Meski sempat dilanda krisi yang bersamaan dengan Yunani di Eropa, Spanyol dinilai mampu meningkatkan perekonomiannya dari sektor pariwisata.

Salah keunggulan yang dimiliki oleh Spanyol adalah mampu menaikkan jumlah wisatawan dari sebelumnya hanya 4 juta wisman menjadi 11 juta wisman dalam tempo empat tahun.

Hal itu dikemukakan oleh Dubes RI untuk Spanyol Dra Yuli Mumpuni dalam Forum Debriefing yang bertajuk Membangun Kerangka Kemitraan Pembangunan Melalui Pengembangan Kerja Sama Bilateral, Regional dan Multilateral di ruang Perpustakaan Mandiri Fisipol UGM, Senin (12/8/2018).

Baca: Perdana Menteri Spanyol Tak Mau Neymar Gabung Real Madrid

Menurut Dubes Yuli, keberhasilan peningkatan sektor wisata Spanyol tidak lepas dari keberhasilan Walikota Madrid sebelumnya yang mendorong semua sektor memajukan sektor wisata.

“Bayangkan gereja digunakan menjadi hotel heritage, arstitektur dan panorama menjadi kekuatan pariwisata di sana,” kata Dubes dalam siaran pers yang diterima Tribunjogja.com dari Humas UGM.

Spanyol, menurut Dubes Yuli, menjadikan heritage menjadi tujuan utama para wisatawan yang datang ke negeri matador tersebut.

Apalagi di sana terdapat 45 site yang dilindungi oleh Unesco.

“Itu menjadi kekuatan mereka, di Indonesia hanya ada 6 site yang dilindungi Unesco,” ujarnya.

Baca: Astaga, Gadis 11 Tahun di Spanyol Lahirkan Bayi Diduga Hasil Hubungan dengan Kakak Kandungnya

Halaman
123
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help