Persija Jakarta Bidik SSA Sebagai Kandang

Persija Jakarta bidik SSA sebagai kandang untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2018.

Persija Jakarta Bidik SSA Sebagai Kandang
Tribun Jogja/ Hasan Sakri
Foto udara stadion Sultan Agung, Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (20/3/2016). 

TRIBUNJOGJA.COM - Stadion kembali menjadi masalah bagi Persija Jakarta jelang kompetisi Liga 1 2018 bergulir.

Digunakannya Stadion Patriot Bekasi yang menjadi kandang Persija pada musim lalu untuk kepentingan Asian Games membuat Ismed Sofyan dan kawan-kawan hampir pasti akan kembali menjadi tim 'musafir' pada kompetisi mendatang.

Begitupun dengan peluang mereka untuk menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Meski Peluang Persija bermain di SUGBK memang masih terbuka, mengingat mereka saat ini juga menggunakannya untuk Piala AFC 2018.

Namun mereka bisa terancam tidak bisa lagi menggunakan GBK di Liga 1, karena stadion tersebut akan juga akan digunakan sebagai venue Asian Games 2018.

Manajemen Persija Jakarta membuka peluang untuk menggunakan Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul sebagai venue mereka menggelar laga kandang di kompetisi Liga 1, menyusul PS Tira yang jauh-jauh hari telah menyatakan berhomebase di kandang milik tim Persiba Bantul ini.

Hal tersebut disampaikan Kasi Sarana dan Prasarana, Bidang Olahraga, Disdikpora Bantul, Bagus Nur Edy Wijaya SIP, yang membenarkan juara Piala Presiden tersebut telah mengajukan surat resmi ke Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul dan permohonan audiensi ke pihak Buapti Bantul.

"Surat  dari manajemen Persija ini cukup mengejutkan kami, karena selama ini Persija lebih sering main di Stadion Manahan jika tanding di luar Jakarta. Meski sebelumnya memang sudah ada kontak melalui telpon, namun surat resminya kami terima kemarin Jumat,” terang Kasi Sarana dan Prasarana, Bidang Olahraga, Disdikpora Bantul, Bagus Nur Edy Wijaya SIP, Minggu (11/3/2018).

Bagus menjelaskan, pada  surat bernomor 160/persija/liga-1/lll-2018 tertanggal 9 Maret 2018 dengan ditandatangani CEO PT Persija, M Raffi Perdana tersebut, Persija mengajukan permohonan untuk menjadikan SSA sebagai homebase untuk kompetisi Liga 1 musim 2018 ini. 

"Alasan tim Persija untuk pindah sementara karena stadion di sekitar Jakarta, semuanya sedang dalam renovasi untuk persiapan Asian Games," imbuh Bagus.

Menurutnya, permohonan izin resmi dari manajemen Persija tersebut dibagi menjadi dua surat yang berbeda, yakni ke Disdikpora selaku pengelola SSA, serta surat kedua yang bernomor 161/persija/liga-1/lll-2018 yang ditujukan ke Bupati Bantul untuk permohonan audiensi.

Dibidiknya SSA sebagai kandang tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut bagi Bagus, selaku pengelola SSA menurutnya tidak masalah. Namun, keputusan terakhir dapat tidaknya SSA digunakan oleh Persija tetap berada di tangan pimpinan, dalam hal ini Bupati Bantul.

 "Rencana audiensi manjemen Persija dengan Pak Bupati akan diagendakan. Suratnya akan kami sampaikan agar bisa segera dijadwalkan,” jelasnya.

Apabila nantinya Persija akan berkandang di Stadion Sultan Agung, Bantul, maka dapat dipastikan stadion berkapasitas 35.000 ini dipastikan akan menjadi stadion tersibuk untuk menggelar pertandingan.

Setidaknya, akan ada 6 tim yang akan berbagi kandang di SSA, antara lain si empunya kandang, Persiba Bantul, Protaba, PSIM Yogyakarta, PS TNI, PSIS dan Persija di Liga 1. (tribunjogja)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help