Kampanyekan Pembayaran Nontunai, BNI Bikin Aplikasi YAP!

BNI meluncurkan sebuah aplikasi pembayaran non tunai berbasis quick response dengan scan QR Code melalui smartphone.

Kampanyekan Pembayaran Nontunai, BNI Bikin Aplikasi YAP!
TRIBUNJOGJA.COM / Victor Mahrizal
Festival YAP! di Hartono Mall Yogyakarta, Minggu (11/3/2018), pengunjung untuk ber-experience mencoba transaksi dengan Scan Code QR Yap! secara langsung di tenant-tenant peserta. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kian gencar melakukan kampanye pembayaran non tunai.

Kali ini, dalam acara YAP! Fest di Hartono Mall Yogyakarta, Minggu (11/3/2018), BNI telah meluncurkan sebuah aplikasi pembayaran non tunai berbasis quick response dengan scan QR Code melalui smartphone.

“Aplikasi YAP! Ini dapat didownload melalui playstore dan appstore yang berbasis Android atau iOS. Melalui aplikaai ini, masyarakat tdak lagi harus mengunjukkan kartu debit/kredit (cardless) sebagai alat pembayaran,” ujar CEO BNI Kantor Wilayah Yogyakarta Arif Suwasono, Minggu (11/3/2018).

Dalam Festival tersebut Arif juga mengajak pengunjung untuk ber-experience mencoba transaksi dengan menggunakan Yap! secara langsung di tenant-tenant peserta.

Tidak seperti aplikasi pembayaran smartphone lainnya yang hanya mengandalkan uang elektronik sebagai sumber dananya, pembayaran melalui aplikasi YAP! ini  menggunakan tiga sumber dana, yaitu Kartu Debit, Kartu Kredit, dan Uang Elektronik BNI (UnikQu) yang didaftarkan setelah mendownload YAP!.

“Dengan demikian, semua pengguna smartphone yang tidak memiliki rekening di BNI dapat dengan mudah menggunakan YAP! dengan sumber dana uang elektronik UnikQu. Sedangkan pengguna yang sudah menjadi nasabah BNI dapat menambahkan semua kartu debit dan kartu kredit sebagai sumber dana,” tambahnya.

Dari sisi akseptasi aplikasi yap!  BNI telah menggandeng kerjasama dengan berbagai merchant favorit yang saat ini telah mencapai lebih dari 1.000 merchant di area kerja BNI Wilayah Yogyakarta, serta lebih dari 150 merchant di Kota Yogyakarta dan ini akan terus bertambah.(tribunjogja.com)
 

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help