UIN Sunan Kalijaga Batalkan Kebijakan Bina Mahasiswi Bercadar?

Surat itu sendiri ditujukan kepada Direktur Pascasarjana, Dekan serta Kepala Unit atau Lembaga UIN Suka.

UIN Sunan Kalijaga Batalkan Kebijakan Bina Mahasiswi Bercadar?
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kompleks Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah ramai diperbincangkan dan menimbulkan banyak pro dan kontra di masyarakat selama hampir dua pekan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dikabarkan membatalkan kebijakan rencana pembinaan pada mahasiswi bercadar.

Pembatalan kebijakan itu tertuang dalam surat edaran bernomor B-1679/Un.02/R/AK.00.3/03/2018 yang ditandatangani langsung oleh Rektor UIN Suka, Yudian Wahyudi.

Berdasarkan foto surat edaran yang diterima Tribun Jogja, pada Sabtu (10/03/2018) petang, surat bersifat penting itu secara spesifik menyebut perihal terkait pencabutan surat tentang pembinaan mahasiswi bercadar.

Pada isi surat, diinformasikan, bahwa berdasar hasil rapat Koordinasi Universitas (RKU) pada hari Sabtu (10/03/2018) diputuskan bahwa surat rektor nomor B-1301/Un.02/R/AK.00.3/02/2018 tentang pembinaan mahasiswi bercadar dicabut demi menjaga iklim akademik yang kondusif.

Baca: UAD Buat Kebijakan Khusus Bagi Mahasiswi Bercadar

Surat itu sendiri ditujukan kepada Direktur Pascasarjana, Dekan serta Kepala Unit atau Lembaga UIN Suka.

Dikabarkan sebelumnya, sebelum surat dibatalkan, UIN Suka diketahui sudah sempat melakukan pendataan total jumlah mahasiswi bercadar di UIN Suka.

Bahkan rencananya, setelah pendataan, UIN Suka akan membentuk tim pembina di masing-masing fakultas.

Tim yang terdiri dari sekitar lima orang dosen itu tadinya yang akan bertindak sebagai pembina bagi mahasiswi bercadar di masing-masing fakultas.

Namun, Sabtu (10/03/2018) petang Ini, kebijakan pembinaan mahasiswi bercadar itu kabarnya resmi dibatalkan.

Hingga berita ini diturunkan, Tribun Jogja masih berusaha mengkonfirmasi ke pihak rektor.(TRIBUNJOGJA.COM) 

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help