Peringati International Women Day, Puluhan Mahasiswa Lakukan Aksi Diam di Tugu Yogya

Puluhan mahasiswa ini melakukan aksi diam dengan cara menutup mulut menggunakan lakban berwarna hitam.

Peringati International Women Day, Puluhan Mahasiswa Lakukan Aksi Diam di Tugu Yogya
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Puluhan Mahasiswa melakukan aksi diam di depan Tugu Pal Putih Yogyakarta, Sabtu (10/3/2018) malam. 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam barisan Serikat Mahasiswa Indonesia menggelar aksi diam di depan Tugu Pal Putih Ngayogyakarta Hadiningrat, Sabtu (10/03/2018) sekitar pukul 20.00 WIB.

Puluhan mahasiswa ini melakukan aksi diam dengan cara menutup mulut menggunakan lakban berwarna hitam.

Mereka berdiri berjajar sembari menenteng spanduk yang berisi tuntutan dan kecaman.

Koordinator aksi, Claudia Aulia N mengatakan, puluhan mahasiswa melakukan aksi diam dan berdiri di depan Tugu Yogya bukan berangkat dari ruang hampa.

Mereka bergerak atas kesadaran bersama, menuntut tentang adanya perlindungan yang lebih baik terhadap hak-hak perempuan di Indonesia.

Baca: Sambut International Women’s Day 2017, KPP Yogyakarta Gelar Long March

"Aksi ini merupakan peringatan pada International Women Day. Kami melihat bahwasanya rezim Jokowi-Jk sampai saat ini belum sepenuhnya mengayomi perempuan Indonesia," kata Claudia, Sabtu malam.

Menurutnya, di Negeri ini masih banyak perempuan dan anak dibawah umur yang masih belum mendapatkan akses haknya, seperti cuti haid, cuti hamil dan tingginya angka kesenjangan sosial.

"Malam ini kami bertekad mengutarakan semuanya dalam diam. Karena sudah banyak aspirasi yang dilontarkan dari berbagai bentuk protes, tapi nyatanya tidak pernah ada tanggapan konkret," terangnya.

Baca: RS Bethesda Gelar Bethesda Womens Day

Puluhan mahasiswa ini tampak berdiri menghadap ke arah Barat, sembari menenteng spanduk kepada para pengguna jalan yang melintas.

Spanduk-spanduk warna putih itu bertuliskan diantaranya, "Berikan Cuti haid", "Berikan cuti Hamil", Berikan Jaminan Sosial", "Lawan Pembungkaman Demokrasi".

Mereka tampak bergeming dari sorot lampu kendaraan yang menyilaukan mata.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved