Home »

DIY

» Bantul

ISI Yogyakarta Wisuda 281 Mahasiswa

Sebanyak 58 mahasiswa lulus dengan predikat cumlaude dari program D3 (15 orang) dan S1 (43 orang).

ISI Yogyakarta Wisuda 281 Mahasiswa
IST
Prosesi Wisuda Mahasiswa ISI Yogyakarta Periode Semester Gasal 2017/2018 di Kampus ISI Yogyakarta, Sewon, Bantul, Sabtu (10/3/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta mewisuda 25 Ahli Madya (D3), 235 Sarjana (S1) dan 21 Pascasarjana (S2) pada periode Wisuda Semester Gasal 2017/2018.

Wisuda digelar pada Sabtu (10/3/2018) di Kampus ISI Yogykarta, Sewon, Bantul.

Sebanyak 58 mahasiswa lulus dengan predikat cumlaude dari program D3 (15 orang) dan S1 (43 orang).

Mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi diraih Bestari Nida Fadhilah dari D3 Prodi Animasi (3,75) dan Pranan Sutiono Saputra dari S1 Desain Komunikasi Visual (3,92).

Rektor ISI Yogyakarta, Agus Burhan dalam sambutannya menyampaikan kepada para mahasiswa dan mahasiswi yang diwisuda bahwa mereka kini memasuki dunia profesi yang kompleks sekaligus menantang.

"Ini sebagai imbas dari globaliasai dan pasar bebas yang makin nyata," katanya.

Baca: ISI Yogyakarta Ikut SNMPTN Mulai Tahun Ini

Selain itu, lulusan perguruan tinggi saat ini memasuki era disrupsi, yaitu jaman yang penuh dengan gangguan dan kekacauan.

Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta mewisuda 25 Ahli Madya (D3), 235 Sarjana (S1) dan 21 Pascasarjana (S2) pada periode Wisuda Semester Gasal 2017/2018. Wisuda digelar pada Sabtu (10/3/2018) di Kampus ISI Yogykarta, Sewon, Bantul.
Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta mewisuda 25 Ahli Madya (D3), 235 Sarjana (S1) dan 21 Pascasarjana (S2) pada periode Wisuda Semester Gasal 2017/2018. Wisuda digelar pada Sabtu (10/3/2018) di Kampus ISI Yogykarta, Sewon, Bantul. (IST)

Dalam kondisi ini, segala lini aspek kehidupan dikuasai sistem digital yang semakin masif.

Kemampuan menguasai teknologi informasi menjadi sangat penting.

Di dalamnya, kreativitas dan jiwa enterpreneurship serta penguasaan bahasa Inggris menjadi modal utama dalam mengembangkan karier dan memasuki dunia lapangan kerja.

Baca: FSMR ISI Yogyakarta Gelar Pekan Fotografi Sewon #2

Agus Burhan pun percaya penuh, bahwa lulusan ISI Yogyakarta sangat familiar dengan teknologi digital ini.

Sementara jiwa enterpreneurship ini sudah tampak dari studi beberapa waktu terakhir.

"Beberapa tahun terakhir ini tren lulusan ISI Yogyakarta kecenderungan lulusannya lebih ingin menjadi seniman bermatra wirausaha daripada bekerja sebagai pegawai negeri," kata Agus. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: sus
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help